FKACP Nabire Matangkan Persiapan HUT ke-4
Forum Komunitas Anak Cucu Perintis (FKACP) Nabire mulai mematangkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang puncak peringatannya dijadwalkan berlangsung 13 September 2026 mendatang.
Pencarian
4844 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Forum Komunitas Anak Cucu Perintis (FKACP) Nabire mulai mematangkan persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 yang puncak peringatannya dijadwalkan berlangsung 13 September 2026 mendatang.
Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si, secara resmi menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire, pada Senin (31/8/2026).
Pengamanan sidang beragendakan pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Nabire berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kabupaten Nabire menggelar Rapat Paripurna dalam rangka laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2025 yang bertempat di ruang sidang DPRK Nabire pada Senin, (31/8/2026).
Menghadapi dampak kemarau panjang yang menyebabkan berkurangnya ketersediaan air bersih, Pemerintah Kabupaten Nabire mengambil langkah cepat dengan mendorong percepatan pembuatan sumur bor di sejumlah wilayah terdampak, Sabtu (29/8/2026).
Pemerintah Kabupaten Nabire menggelar rapat koordinasi lintas sektoral perangkat daerah pengampu stunting untuk memperkuat sinergi penanganan gizi buruk di daerah. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Bapperida pada Jumat (28/8/2026) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Persiapan diawali dengan rapat perdana yang digelar FKACP Nabire di Room Meeting Hotel Getz Nabire, Minggu (30/8/2026). Rapat tersebut menjadi langkah awal organisasi dalam menyusun berbagai kegiatan untuk memeriahkan momentum ulang tahun keempat.
“Keberhasilan aksi damai membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sedikitnya lima lokasi menjadi sasaran survei, yakni Waroki, Gerbang Sadu, SP3 Kampung Wadio, SP1 dan SP2.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nabire, Engel Bertus Magai, S.Pd., menyampaikan pihaknya menyerahkan sertifikat usaha kepada para pengusaha Orang Asli Papua (OAP) guna mendorong kemajuan ekonomi lokal.