
Gelar Sidak, Wabup Deiyai Temukan Kantor OPD Minim Fasilitas
Bukan sekadar memantau kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), Wabup Ayup Pigome justru menemukan potret memprihatinkan terkait sarana pendukung kerja.
Indeks
Semua laporan terkini dari Nabire, Papua Tengah, dan sekitarnya — diperbarui sepanjang hari.
Diperbarui

Bukan sekadar memantau kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), Wabup Ayup Pigome justru menemukan potret memprihatinkan terkait sarana pendukung kerja.



“Sebagai anggota Polri, kita mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
“Kesjas ini jangan dipandang hanya sebagai kegiatan rutin ataupun sekadar memenuhi kewajiban administrasi. Kesamaptaan jasmani merupakan bagian penting dalam membentuk personel Polri yang sehat, tangguh, disiplin dan selalu siap melaksanakan tugas,” ujar Kapolres.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J Manurung, mengatakan proses evakuasi korban dilakukan menggunakan pesawat dari Kabupaten Paniai menuju Jayapura.
Momentum ini menjadi tonggak penting bagi korps Bhayangkara di provinsi baru tersebut untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan di tengah kompleksitas keragaman sosial.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, Martina Deba, S.E., saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya pada Kamis (1/10/2026).
Martina menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan rapat bersama masyarakat yang menjadi penerima manfaat dari pemanfaatan fasilitas di Taman Gizi tersebut.
Pertemuan penting tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas surat edaran dari Kementerian Pertanian tertanggal 15 September 2026 yang mengatur tentang tata cara penginputan e-RDKK kelompok tani.
Dari hasil pemeriksaan, kami berhasil memetakan peran masing-masing. DRW dan PY bertindak sebagai kurir di lapangan. DRW kedapatan membawa 66 butir amunisi tajam beserta amunisi karet dan hampa, sementara PY membawa satu butir amunisi tajam,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo kepada media, Rabu (30/9/2026).