NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Biro Umum, pada Kamis, (11/12/25), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi Papua Tengah. 

Dalam sambutan Gubernur Provinsi Papua Tengah yang dibacakan Plt Kepala Biro Umum, Vivian Andenita Gobay mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya Pemprov Papua Tengah untuk memperkuat kapasitas aparatur, khususnya dalam penyelenggaraan acara-acara resmi pemerintahan.

Keprotokolan adalah wajah dari tata kelola pemerintahan. Keprotokolan kita diatur melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan, yang menegaskan bahwa setiap kegiatan resmi negara dan pemerintahan harus dilaksanakan secara tertib, berwibawa dan mencerminkan kehormatan penyelenggara pemerintahan.

"Untuk memastikan keseragaman pelaksanaan di daerah, pemerintah telah menetapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pedoman Keprotokolan di Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah," ujar Vivian,

Bimtek yang dilaksanakan itu, tambahnya, merupakan implementasi nyata dari kedua regulasi tersebut. Regulasi ini memberikan panduan teknis yang sangat rinci mulai dari penempatan, urutan penghormatan, standar penyelenggaraan acara, hingga peran vital petugas protokol dan MC dalam seluruh rangkaian kegiatan pemerintahan.

"Papua Tengah sebagai provinsi baru harus memastikan bahwa seluruh aparatur, baik di provinsi maupun kabupaten, memahami dan mampu menerapkan standar keprotokolan secara profesional dan konsisten," tegas Vivian.

Dengan demikian, setiap acara pemerintahan tidak hanya berjalan tertib, tetapi juga mencerminkan marwah institusi dan pelayanan publik yang kredibel.

Gubernur Papua Tengah berharap dengan terlaksananya kegiatan ini, para peserta mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap prinsip-prinsip keprotokolan. Membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam mengatur acara resmi, menyiapkan peserta agar mampu menjalankan tugas protokoler pada event berskala nasional.

Selain itu, mendukung kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan event melalui pengelolaan protokol yang tepat, mengasah kemampuan komunikasi dan koordinasi antar stakeholder dalam acara formal, mendorong profesionalisme serta meningkatkan kredibilitas penyelenggara acara.

“Akhirnya, saya menyampaikan apresiasi kepada biro umum yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik serta kepada narasumber yang berbagi pengetahuan dan pengalaman berharga. Semoga kegiatan ini menjadi batu pijakan penting dalam memperkuat wajah kelembagaan pemerintah kita,” tandasnya.(rob/Pemprov PT)