Kadis Pendidikan Nabire Sesalkan Tindalan Siswa Euforia Kelulusan
NABIRE – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, M.Pd menyesalkan atas kejadian siswa SMK/SMK melak
Bagikan
NABIRE – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, M.Pd menyesalkan atas kejadian siswa SMK/SMK melakukan konvoi euforia setelah mendengar pengumuman kelulusan. Menurut Pasang, sebelum penentuan kelulusan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MSSK) di Nabire agar pengumuman kelulusan harus dilaksanakan pada pukul 19.00 malam. “Alasannya agar siswa tidak melakukan kegiatan tambahan di luar rumah mengingat masa pandemi dan tentunya siswa akan di rumah pada jam itu,” tutur Yuluanus di Nabire, Minggu (3/5/2020). Iapun heran dan mempertanyakan kenapa tiba–tiba diumumkan pada pukul 15.00 WIT. “Sebab setelah pengumuman itu kan langsung kejadiannya dan saya tidak sangka kalau diumumkan pada jam itu. Saya sangat sesalkan kepala sekolah tidak menindaklanjuti apa yang sudah kami sampaikan,” kesalnya. Menurutnya, sekalipun secara administrasi SMA/SMK di bawah koordinasi provinsi, tetapi pembinaan dan pengawasan tak mungkin dilakukan tiap hari kepada anak dan guru oleh pihak provinsi, sehingga hal ini perlu diperhatikan kedepan. Kata Pasang, Dinas Pendidikan Provinsi sering mengatakan bahwa di kabupaten, Dinas Pendidikan setempat tidak hanya mengurus TK, SD dan SMP, tetapi juga SMK/SMK. “Maka tugas kami adalah ikut mengawasi agar hal seperti ini tidak terulang. Ini mungkin ada pemahaman yang keliru saja dari guru di sekolah. Jadi mari kita bergandeng tangan untuk mengawasi anak-anak agar menjadi lebih baik lagi,” kata Yulianus Pasang. Ia berharap kepada seluruh kepala sekolah di daerah ini agar bersama–sama menjaga dan menasehati siswa agar kelak tidak terulang hal serupa. “Mari kita buang ego, sebab ana– anak ini tanggungjawab kita semua,” ujarnya. (pas)
Bagikan artikel ini


