NABIRE - Jelang Kejuaraan Olaharaga Multi Event dan Singel Event ketiga (III) tahun 2025 tingkat Provinsi Papua Tengah, dijadwalkan akan berlangsung dari 27 Oktober hingga 31 Oktober 2025, maka Jumat (16/10/2025), pihak panitia menggelar rapat pertemuan dan persiapan, berlangsung di Cafe dan Resto My Home Kopitiam, Jalan Manado Kelurahan Karang Mulia.

Kegiatan Multi Event dan Singel Event tahun 2025 ini diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Tengah, dikhususkan bagi para peserta didik tingkat SD, SMP, SMA dan SMK dengan kategori usia 10 hingga 12 tahun dan usia 14 hingga 16 tahun.

Usai pertemuan tersebut, Ketua Panitia, Septinus Baransano, S.Pd, kepada Papuapos Nabire mengatakan pertemuan awal ini dilakukan dengan agenda penyerahan Surat Keputusabn (SK) Panitia dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPK) kepada ketua panitia sebagai penanggung jawab kegiatan.

Selanjutnya dari pertemuan itu juga untuk membahas Juknis Kejuaraan Multi Event dan Singel Event ke-3 tahun 2025 dan penyusunan rincian anggaran masing-masing koordinator dan seksi pada semua Cabang Olahraga (Cabor), yang akan dipertandingkan selama kejuaraan berlangsung di Nabire sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Tengah.

Dalam pertemuan ini juga membahas persiapan di masing-masing coordinator untuk pelaksanaan pembukaan kegiatan pertandingan dan juga pelayanan kesehatan dan keamanan selama kejuaran berlangsung, dengan harapan semua koordinator dan seksi dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Selaku ketua panitia pelaksanaan kejuaraan tersebut, kepada delapan kepala dinas olahraga di masing-masing kabupaten agar dapat mendukung kegiatan ini dengan mengirimkan atlit muda tingkat pelajar SD, SMP, SMA dan SMK dengan kategori usia 10 hingga 12 tahun untuk bola kaki dan usia 14 hingga 16 masing-masing kabupaten dapat mengirimkan satu tim.

Sedangkan untuk Cabor bola voli dan basket serta futsal dikhususkan bagi para pelajar yang telah berusia 14 hingga 16 tahun dan bagi Cabor Bola Voli bisa di dengan peserta putra dan putri. Sementara Cabor Basket dan Futsal hanya diikuti tim putra dan Cabor Atletik diikuti pelajar berusia 14 hingga 16 tahun putra dan putri masing-masing 5 peserta.

Dan untuk Cabor Bulu Tangkis dapat diikuti oleh puta dan putri dengan kategori usia 10 hingga 12 tahun dan juga putra dan putri yang telah berusia 14 hingga 16 tahun, sementara untuk Cabor Karate hanya bisa diikuti oleh peserta yang telah berusia 14 hingga 16 tahun putra dan putri dengan ketentuan satu kabupaten dapat mengirimkan satu orang atlet saja.(des)