Bimtek Microsoft Office Ditutup, ASN Papua Tengah Akui Keterampilan Kerja Meningkat
“Kami berharap semoga ilmu yang didapat selama dua hari ini dapat membantu menunjang aktivitas pekerjaan dan pelayanan di kantor setiap OPD masing-masing,” ujar Joice.

NABIRE - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengapresiasi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi aparatur dalam penggunaan Microsoft Office.
Kegiatan yang digelar selama dua hari oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi ASN, khususnya dalam menunjang pekerjaan administrasi dan pelayanan di masing-masing OPD.
Bimtek secara resmi ditutup Kepala Bidang Pengembangan dan Sumber Daya Manusia BKPSDM Papua Tengah, Wanda Joice Tangkere, S.Sos., M.IP., mewakili Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, S.IP., MM., Selasa (6/10/2026) petang.
Dalam sambutannya, Joice mengatakan, keterampilan menggunakan Microsoft Office menjadi kebutuhan penting bagi ASN di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi pelayanan pemerintahan.
“Kami berharap semoga ilmu yang didapat selama dua hari ini dapat membantu menunjang aktivitas pekerjaan dan pelayanan di kantor setiap OPD masing-masing,” ujar Joice.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada narasumber dari Lembaga Best Computer Nabire yang telah berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta, serta seluruh ASN yang mengikuti kegiatan dengan serius.
Menurut Joice, kemampuan dasar menggunakan Microsoft Word dan Excel selama ini sering dianggap sebagai hal biasa. Namun, hasil pelatihan menunjukkan masih banyak peserta yang mendapatkan pengetahuan baru dan mengalami peningkatan keterampilan.
“Karena ada kemauan untuk belajar dan berkembang. Tahun depan jika memungkinkan kita akan bikin lagi pelatihan seperti ini supaya bapak ibu makin terampil menguasai Microsoft,” tegasnya.
Apresiasi terhadap pelaksanaan Bimtek juga datang dari para peserta.

Marice Yunike Mambor, peserta dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua Tengah, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut.
Menurut perempuan yang akrab disapa Ice Mambor itu, metode praktik langsung yang diterapkan narasumber membuat peserta lebih mudah memahami materi, sekaligus mengaplikasikannya dalam pekerjaan.
“Ini Bimtek yang kaya manfaat. Pertama, kemampuan mengelola data lebih cepat dan rapi. Kedua, bisa membuat dokumen resmi yang rapi. Ketiga, bisa menyusun materi langsung presentasi. Dengan bekal pelatihan ini, tentu kerja kami ke depan lebih ringan dan menghemat waktu,” katanya.
Hal senada disampaikan Arnold Eduard Pasalbessy dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah.
Arnold mengaku mendapat pemahaman lebih jauh mengenai penggunaan Microsoft Excel, khususnya dalam melakukan penghitungan dan pengolahan data.
“Saya sangat apresiasi Bimtek ini karena bisa mengenal program Excel lebih jauh. Banyak ilmu yang kami dapat. Misalnya dalam membuat perhitungan jumlah dalam angka itu wajib menggunakan rumus. Dan itu tidak bisa asal masukan angka saja untuk mendapatkan selisih atau jumlah yang akurat dan sesuai,” ujarnya.
Sementara itu, peserta lainnya, Cherry R. Yeninar dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Papua Tengah, berharap pelatihan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun depan dengan waktu yang lebih panjang.
Ia secara khusus berharap materi Microsoft Excel dan PowerPoint dapat diberikan secara lebih mendalam karena kedua aplikasi tersebut banyak digunakan dalam pekerjaan pemerintahan.
“Program Excel sangat membantu mengolah, mengatur, menganalisis dan menyajikan data berbasis angka maupun teks menggunakan sistem lembar kerja. Ini yang agak rumit dan tidak bisa hanya sehari saja. Demikian juga PowerPoint yang berfungsi utama untuk membuat dan menyajikan media presentasi dalam bentuk slide visual,” jelas Cherry.
Direktur Lembaga Best Computer Nabire, Alief Muhammad, S.Kom., selaku pemateri menyampaikan terima kasih kepada BKPSDM Papua Tengah yang telah memberikan kepercayaan kepada pihaknya untuk mendukung pelaksanaan Bimtek tersebut.
Menurut Alief, secara umum para peserta menunjukkan perkembangan positif selama mengikuti pelatihan. “Saya dan tim melihat, 85 persen peserta sukses dalam pelatihan ini. Kiranya dengan keterampilan yang didapat, pelayanan bagi ASN di instansi masing-masing lebih baik lagi. Kami siap membantu pendampingan terus,” katanya.
Bimtek Microsoft Office tersebut sebelumnya dibuka secara resmi oleh Kepala BKPSDM Papua Tengah Denci Meri Nawipa, mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH., pada Senin (5/10/2026).
Pelaksanaan Bimtek ini menjadi bagian dari upaya BKPSDM Papua Tengah meningkatkan kompetensi ASN agar semakin adaptif terhadap tuntutan digitalisasi administrasi pemerintahan dan mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, cepat dan profesional. (luk)
Bagikan artikel ini



