Bupati Nabire Berikan KIP kepada Siswa Tidak Mampu
NABIRE - KIP yang merupakan program Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, program pemberlakukan KIP adalah dalam rangka membantu a
Bagikan
NABIRE - KIP yang merupakan program Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, program pemberlakukan KIP adalah dalam rangka membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin, agar mendapat pelayanan pendidikan sampai tamat sekolah, baik melalui pendidikan formal maupun non formal. Program tersebut adalah upaya pemerintah untuk mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah yang diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. Demikian dikatakan Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP pada saat memberikan sambutan pada ibadah syukuran dalam rangka penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Lounching Batik Papua Khas Nabire, penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK - RI atas Laporan Keuangan Daerah tahun 2016, Penghargaan Indonesia Awards 2017 dari MNC Group kategori pembangunan daerah terisolasi Indonesia bagian timur sekaligus penutupan bola voli Bupati Cup tahun 2017 “Pemberlakukan KIP ini juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Nabire, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, berilmu, berbudaya dan berdaya saing serta berwawasan lingkungan. Saya minta agar, Dinas Pendidikan Nabire memastikan tidak ada seorang anak pun di Kabupaten Nabire yang tidak bersekolah, karena terkendala biaya pendidikan,” ungkapnya. Selaku Bupati Nabire dirinya juga meminta kepada Dinas Pendidikan untuk terus melakukan pengawasan terhadap anak didik. Karena, saat ini pemerintah sudah menyiapkan biaya yang cukup untuk amak usia sekolah. Tidak ada alasan untuk anak Nabire tidak bersekolah hanya karena biaya. Dana pembiayaan untuk sekolah sudah disiapkan oleh pemerintah.“Masyarakat, Dinas Pendidikan dan semua kita agar selalu mendukung program pemerintah, sehingga KIP yang telah diberikan oleh pemerintah ini tepat sasaran, dan program tersebut dapat berjalan dengan sukses di Kabupaten Nabire, jadi tidak ada yang terkecuali, biasanya orang kecil selalu tersisihkan, sekarang tidak, justru saat ini menjadi prioritas pemerintah untuk terus bersekolah dan tidak mampu dalam segi biaya,” pungkasnya. (cad)
Bagikan artikel ini



