Menanti Kepastian di Tengah Tahun Ajaran, Bupati Intan Jaya Pastikan Beasiswa ADIK-ADEM Diproses Pekan Depan
Bupati Intan Jaya Aner Mainisini memastikan proses pencairan beasiswa ADIK dan ADEM akan mulai dilakukan pekan berikutnya. Pemerintah daerah, kata dia, telah memasuki tahap administrasi setelah dirinya menandatangani Surat Keputusan (SK) pencairan beasiswa.

SUGAPA - Bagi pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang menempuh pendidikan di berbagai daerah di Indonesia, beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Di tengah keterbatasan ekonomi sebagian keluarga, bantuan tersebut menjadi penopang agar mereka tetap dapat bertahan di bangku sekolah dan perguruan tinggi.
Karena itu, keterlambatan pencairan beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) sempat menimbulkan keresahan di kalangan penerima asal Intan Jaya.
Mereka sebelumnya mendesak Pemerintah Kabupaten Intan Jaya segera merealisasikan hak beasiswa yang belum diterima. Keterlambatan tersebut dikhawatirkan mengganggu keberlangsungan pendidikan, terutama bagi mahasiswa yang harus memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan jauh dari kampung halaman.
Kini, para penerima mendapat kepastian.
Bupati Intan Jaya Aner Mainisini memastikan proses pencairan beasiswa ADIK dan ADEM akan mulai dilakukan pekan berikutnya. Pemerintah daerah, kata dia, telah memasuki tahap administrasi setelah dirinya menandatangani Surat Keputusan (SK) pencairan beasiswa.
“SK pencairannya baru saya tandatangani,” jelas Aner kepada media ini melalui sambungan seluler, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, proses pencairan membutuhkan tahapan administrasi yang harus diselesaikan sebelum dana dapat dibayarkan kepada para penerima.
Ia pun meminta para pelajar dan mahasiswa penerima beasiswa untuk bersabar selama proses tersebut berjalan. Di tengah penantian pencairan, Aner mengingatkan agar persoalan administrasi tidak mengganggu fokus utama para penerima, yakni menyelesaikan pendidikan.
“Saya minta mahasiswa untuk bersabar dan fokus belajar,” ujarnya.
Kepastian pembayaran menjadi hal yang paling dinantikan para penerima. Aner menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Intan Jaya tetap memastikan hak pelajar dan mahasiswa penerima program ADIK-ADEM dibayarkan.
“Sudah pasti dilunasi. Mulai Senin akan diproses untuk dibayarkan kepada penerima beasiswa ADIK dan ADEM,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi jawaban atas keresahan pelajar dan mahasiswa Intan Jaya yang sebelumnya menyuarakan persoalan keterlambatan beasiswa.
Para penerima ADIK-ADEM tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jarak yang jauh dari Intan Jaya membuat dukungan pembiayaan pendidikan menjadi semakin penting. Bagi sebagian penerima, beasiswa bukan hanya digunakan untuk kebutuhan akademik, tetapi juga membantu menopang kebutuhan selama menjalani pendidikan di luar daerah.
Keterlambatan penyaluran pun berpotensi memberikan tekanan tambahan bagi mereka dan keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas.
Karena itu, proses administrasi yang kini disebut telah memasuki tahap pencairan menjadi angin segar bagi para penerima. Mereka hanya diminta menunggu hingga seluruh tahapan pembayaran diselesaikan pemerintah daerah.
Aner kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak mengabaikan hak para penerima beasiswa. Ia memastikan proses pembayaran akan dituntaskan dan meminta mahasiswa tidak larut dalam kekhawatiran mengenai pencairan dana.
“Yang penting mahasiswa fokus belajar. Pemerintah daerah akan proses dan tuntaskan pembayaran beasiswa ADIK dan ADEM,” pungkasnya.
Bagi para pelajar dan mahasiswa Intan Jaya, kepastian tersebut menjadi harapan agar perjalanan pendidikan mereka dapat kembali berjalan tanpa dibayangi persoalan biaya.
Kini, perhatian tertuju pada proses pencairan yang dijanjikan mulai Senin (10/8/2026). Setelah melewati masa penantian, para penerima berharap kepastian yang disampaikan pemerintah daerah segera berujung pada terealisasinya hak beasiswa yang selama ini mereka nantikan. (ist)
Bagikan artikel ini



