NABIRE - Asisten I Setda Provinsi Papua Tengah, Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ausilius You, S.Pd.,MM, MH, mewakili Pj Gubernur Papua Tengah meletakkan Batu Pertama Pembangunan Kantor GPDI Papua Tengah, Jumat (27/06/2024) kemarin.


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Nabire diwakilkan Kapolsek Nabire Kota, AKP Piter Kendek, S.Sos,M.Si, Dandim 1705 Nabire diwakilkan Lettu Inf Markus Rumyaru Pasiter Kodim 1705/Nabire, Kajari Nabire Yedivia Rum, S.H.,M.H, Kepala Distrik Nabire, serta jemaat GPdI dan undangan lainnya.


Peletakan batu pertama tersebut diawali ibadah singkat yang langsung dipimpin Ketua Umum Majelis Pusat GPDI, Pdt. DR. Johnny W Weol, MM,M.Th. Peletakan batu mewakili Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Asisten I Ausilius You selanjutnya Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Nabire Yafeth lyai, S.Th dan selanjutnya Ketua Umum Majelis Pusat GPDI.


Dalam sambutan Pj Gubernur Papua Tengah mengatakan, pembangunan Kantor GPdi di Papua Tengah merupakan bagian dari kepentingan Gereja Pantekosta Indonesia, agar gedung ini yang akan menerbitkan kebijakan dalam mengatur tatanan gereja,  khususnya di lingkungan GPDI.


"Kebijakan tersebut yang seirama dengan kebijakan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat membangun kehidupan spiritual jemaat untuk generasi muda," ucapnya.


Lanjut Pendeta Johnny, Gereja Pantekosta Indonesia telah berusia 103 tahun, GPDI dimulai 1921 dengan jumlah gereja lokal yang tersebar di Indonesia kurang lebih 20.000 gereja. Sebagai Ketua Umum Majelis Pusat Gereja Pantekosta Indonesia semua daerah provinsi sudah didatangi terkait dengan tugasnya.


"Saya perhatikan bahwa tiap majelis daerah berupaya mengadakan gedung kantor tempat mereka bekerja untuk mengelola secara administratif dan juga pelayanan GPDI di masing masing provinsi, Papua Selatan juga dibawah koordinator Pdt DR. Elion Numberi beberpa bulan lalu saya menghadiri melakukan peletakan batu pertama Kantor Majelis Daerah Papua Selatan. Dimana Majelis Pusat menugaskan beliau dan kedua di Papua Tengah yang sekarang masih dalam proses dalam pembangunan sekretariat," urainya.


Pendeta Johnny menyampaikan, satu ayat Masmur 60 ayat 14, 'Bersama Tuhan kita melakukan perkara perkara besar'. Apa yang kita kerjakan adalah bagian yang dari pekerjaan Tuhan, libatkanlah Tuhan dan jadikan Tuhan rekan sekerja kita.


"Dengan mewujudkan partisipasi kita dan dedikasi kita untuk proyek pembangunan gedung Sekretariat Majelis Daerah Papua Tengah," imbuhnya


GPDI telah hadir di berbagai negara dan kedepan akan diresmikan GPDI di Atena Yunani, dan berkenang waktu akan beberapa kota yang akan dibuka GPDI di Tesalonika, di Korintus dan di Roma. "Harapnya majelis pusat agar proses pembangunan gedung ini berjalan dengan lancar dan pada waktunya akan diresmikan dan digunakan untuk kepentingan kita bersama," ucapnya.


Ausilius You, mengingatkan bahwa pembangunan gedung kantor ini bukanlah yang utama ini adalah langkah pertama dalam perkembangagn pelayanan GPDI di Provinsi Papua Tengah yang mengutamakan pembangunan jemaat itu sendiri yang sengat penting bagi kita.


Pemprov Papua Tengah sangat mengapresisasi dan menaruh harapan besar kepada Koordinator GPdI Papua Tengah beserta aktifis pelayanannya dalam menunjang pembangunan masyarakat di 8 kabupaten se-Provinsi Papua Tengah.


"Strategi pengembangan Pembangunan umat kristiani yang dilaksanakan oleh GPDI hendaknya dapat bersinergi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat terutama untuk menebalkan iman kepercayaannya umat kita GPDI yang berada dan berdomisili di Provinsi Papua Tengah secara umun dan dimana daerah pelayanannya," imbuhnya.


Gereja harus menjadi lembaga terdepan dalam menggerakkan semua komponen yang ada untuk memberikan dampak bagi kualitas hidup jemaat yang lebih baik dari segi iman, karakter maupun sosial ekonomi. Gedung kantor yang telah dilakukan peletakan batu pertama, mari kita rapatkan barisan untuk membangun serta menyelesaikan pembangunan, karena kebersamaan adalah suatu kekuatan.


"Ingat selalu apa yang tertulis dalam kita Masmur pasal 127 ayat 1A, 'Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah-rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya'. Maka letakkanlah Tuhan selalu dalam kegiatan pembangunan ini, bekerja dan melayanilah dengan sepenuh hati, sebab Tuhan akan selalu melimpahkan nikmat karunianya bagi anak-anak yang dikasihinya untuk melakukan suatu pekerjaan bagi kemuliaan nama Tuhan," tutupnya.(rob)