NABIRE – Sebanyak 7.942 warga yang ada di Provinsi Papua Tengah menerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah. Bantuan ini disalurkan dalam rangka penanganan kemiskinan ekstrim pada masyarakat di Papua Tengah.


Bantuan yang diberikan Pemprov berupa uang sebanyak Rp6.000.000 untuk masing-masing orang per KK. Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos.,MM, secara simbolis memberikan bantuan tersebut kepada delapan masyarakat yang hadir di acara itu, Senin (19/08/2024) bertempat di Halaman Kantor Pos Indonesia (Persero) Kali Bumi.


Ribka Haluk dalam sambutannya menyampaikan, bantuan yang diserahkan ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan juga bisa menjadi dorongan bagi masyarakat Papua Tengah agar bisa terus berusaha dengan baik ke depannya.


“Kepada penerima bantuan saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan bijaksana, jadikan ini sebagai langkah awal menuju perubahan yang lebih baik,” tambahnya.


Lanjutnya, penanganan kemiskinan ekstim merupakan tanggung jawab semua pihak, pemerintah mengajak berkolaborasi dan bekerjasama daengan semua pihak agar upaya mengurangi kemiskinan di Papua Tengah bisa berjalan dengan baik.


Kata Ribka Haluk, menurut data badan penurunan angka kemiskinan nasional, kemiskinan ekstim di Provinsi Papua Tengah masih cukup tinggi, data tahun lalu mencapai 79 ribu orang, tetapi untuk tahun ini Provinsi Papua Tengah mengalami penurunan sebanyak 0,24 persen tingkat kemiskinannya.


Lanjut Pj Gubernur Papua Tengah, untuk penyerahan bantuan kemiskinan ektrim di tujuh kabupaten lainnya, Pemprov Papua Tengah akan mempercayakan pelayanannya bantuan tersebut kepada  Kantor Pos Indonesia.


Bantuan tersebut akan dibagikan di berbagai wilayah di Provinsi Papua Tengah, seperti di Kabupaten Nabire 942 orang, Kabupaten Paniai 1.000 orang, Kabupaten Deiyai 1.000 orang, Kabupaten Dogiyai 1.000 orang, Kabupaten Intan Jaya 1.000 orang, Kabupaten Puncak Jaya 1.000 orang, Kabupaten Puncak 1.000 orang dan Kabupaten Mimika 1.000 orang.(amd)