TPPS Genjot Penurunan Stunting di Papua Tengah
NABIRE - Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan dalam rangka mengenjot penurunan stunting secara menyeluruh di Papua Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Aula RRI Nabire Provinsi Papua Tengah ini dibuka Pj Gubernur Papua Tengah, diwakili salah satu staf ahlinya.

NABIRE - Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan dalam rangka mengenjot penurunan stunting secara menyeluruh di Papua Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Aula RRI Nabire Provinsi Papua Tengah ini dibuka Pj Gubernur Papua Tengah, diwakili salah satu staf ahlinya.
Staf Ahli Bidang Keuangan Setda Papua Tengah, Herman Kayame menyebutkan, menurut survei tahun 2022 sampai 2023 yang berdampak stunting itu sekisar 30 persen termasuk Papua Tengah, dan tahun depan Pemprov beri standar harus turun.

“Stunting itu dimulai dari kurang asupan gizi dan kurangnya fasilitas kesehatan dan air terbatas, dan juga didikan orang tua itu juga mempengaruhi. Dan sejauhmana data kita juga kurang terupdate dan setiap wilayah (kabupaten) harus punya data itu," tuturnya.
Lanjut Herman, perlu dibangun dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) dulu untuk mengurangi stunting di wilayah Papua Tengah. Perhatian ini sangat penting dan harus diutamakan.
Dan pengawasan penurunan stunting di delapan kabupaten, anak-anak merupakan generasi penerus dan mereka harapan dan masa depan bangsa. “Kita harus berperan maksimal untuk mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan generasi Papua lebih baik,” ucapnya.
Pada rapat koordinasi TPPS tersebut, Herman Kayame selaku Staf Ahli Gubernur Papua Tengah meminta secepatnya dalam upaya penurunan stunting. TPPS berusaha memberikan kontribusi dan sumbangsih terbaik bagi kemajuan tanah Papua, diantaranya dalam meningkatkan kualitas manusia di tanah Papua, sejalan dengan arahan pemerintah.

Lanjutnya, TPPS berkomitmen penuh mendukung pencapaian target penurunan prevalensi stunting yang secara rata-rata nasional sebesar 14% pada tahun 2024. TPPS memastikan bahwa seluruh Posyandu di kampung-kampung dalam wilayah Provinsi Papua Tengah, berjalan sesuai dengan ketentuan. TPPS harus pula membangun komunikasi dan kerjasama dengan lembaga, badan usaha, non-pemerintah serta lainnya untuk berkolaborasi dalam program percepatan penurunan stunting. TPPS khususnya tim ketua pelaksana wajib berikan laporan setiap bulan pada pengarah, TPPS berikan laporan semester 1 dan 2 tahun 2024 berjalan.(feb)
Bagikan artikel ini



