INTAN JAYA - Dana pencegahan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Intan Jaya setelah direvisi dan dirasionalisasi hingga telah melalui tahap penyesuaian anggaran yang disusun didapat pada angka atau senilai sekitar Rp32 Miliar (M). Dari jumlah tersebut, termasuk didalam dana 10 miliar sebelumnya, ditambah 1 miliar yang dihibahkan ke Kabupaten Nabire sebagai /untuk Rumah Sakit Rujukan. Dan dari nilai tersebut pula untuk alokasi ke pihak keamanan, dalam hal ini TNI/Polri dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Intan Jaya. Demikian terang Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS.,M.Si kepada awak media dalam keterangannya di Nabire Jumat kemarin. Dijelaskan Bupati Intan Jaya dua periode ini, dari jumlah sebesar 32 miliar itu untuk pengunaannya atau realisasinya hingga saat ini baru berjalan 50 persen atau baru sebagian yang digunakan untuk pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya. Lebih jauh dijelaskan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, kita mengetahui bahwa sebelum atau dalam rangka menjaga kemungkinan terjadi di kemudian hari serta mengantisipasi jangan sampai ada atau terjadi masalah-masalah yang tak terduga kedepan selama pencegahan dan penanganan Covid-19 yang merupakan bencana non alam dan juga masalah bencana alam lainnya itu, maka kami stanby-kan itu nantinya sebelum APBD perubahan 2020 kedepan. Menjawab pertanyaan media ini seputar penanganan Covid-19 terhadap warga Intan Jaya yang ada di Nabire, apakah ada kemungkinan langkah yang akan diambil berikutnya, jelas Natalis, yang namanya masyarakat dalam penanganan kesehatan, apakah itu warga Intan Jaya atau Nabire itu sama. Artinya semua pasti terancam untuk terpapar virus corona ini, untuk itu yang namanya penanganan kesehatan itu tidak membeda-bedakan. Sama seperti kantor perwakilan atau Posko Covid-19 Intan Jaya yang berada di Nabire, dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan seperti rapid tes. Dimana, terkait ini dari jumlah 12 masyarakat yang dirapid test kemarin satu diantaranya adalah warga Nabire, terpenting disini ada kesadaran sendiri masyarakat untuk datang melakukan test, sejauh masih ada alatnya tim kesehatan akan siap membantu. Ditambah Bupati Natalis Tabuni, untuk penanganan Covid-19 di Intan Jaya atau di Posko besar di Sugapa, pihak Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 telah menyiapkan empat (4) ruang isolasi dan pembangunan hingga saat ini telah berjalan 70 persen. Untuk diketahui bersama, bahwa dalam pembangunan ruang isolasi di Intan Jaya itu dilaksanakan sesuai protap atau ketentuan dari Kementerian Kesehatan RI dengan skala nasional, jadi pasti aman dan Intan Jaya siap melakukan kemungkinan akan terjadi dalam hal Covid-19 ini dan bila Covid-19 itu nantinya berlalu selanjutnya akan digunakan sebagai ruang rawat inap. Imbuhnya, saat ini Pemkab Intan Jaya, sedang fokus pada pendropingan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk masyarakat Kabupaten Intan Jaya, termasuk ada sekitar 86 ton beras yang siap didistribusikan dari beras cadangan pemerintah. Berhubung penerbangan terbatas, maka ini akan dilaksanakan secara bertahap dan tentunya dengan pertimbangan dari segi medis dan keamanannya.(wan)