JAYAPURA – Hingga kini masih ada sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Nabire yang sedang studi di Jayapura, masih menunggu pendistribusian bantuan dari Pemda Nabire. Seperti dikatakan Ketua Ikatan Pelajaran Mahasiswa Nabire Kota Studi Jayapura, Oliver Yeimo, sebagian mahasiswa sudah ada yang menerima bantuan tunai dari Pemda Nabire.

“Informasi yang kami dapatkan, besok (hari ini, red) bantuan uang senilai 1 juta rupiah per mahasiswa akan disalurkan. Pandemi Covid-19 ini tidak tahu sampai kapan, kami mahasiswa yang disini juga bingung jika masa Pandemi Covid-19 ini bertahan lama sementara bantuan yang diberikan hanya sekali,” ujar Oliver Yeimo, saat dikonfirmasi media ini tadi malam.

Ditanya jumlah mahasiswa yang terdata menerima bantuan, kata dia, sebanyak 577 mahasiswa. Namun menurut dirinya, jumlah mahasiswa asal Kabupaten Nabire yang kini sedang kuliah di Jayapura, jumlahnya mencapai 700an orang.

Dirinya mewakili 700an pelajar/mahasiswa di Kota Studi Jayapura memohon kepada Bupati Nabire sebagai orang tua kami dapat mengambil langkah-langkah konkret dalam membatu meringan beban para pelajar/mahasiswa yang terkena langsung dampak Covid-19 di Kota Jayapura.

Pihaknya memohon agar Pemkab Nabire menyiapkan lahan agar mereka dapat membuat kebun untuk menyiapkan pangan lokal di Kota Jayapura. Pemkab Nabire juga diharapkan untuk memperhatikan kebutuhan 700 lebih mahasiswa berupa Sembako dan bantuan tunai selama masa pendemik Covid-19 berlangsung.

“Kami memohon Pemerintah Kabupaten Nabire dapat membantu kami dalam menyediakan posko terpadu mahasiswa Nabire di kota studi Jayapura. Agar dapat mendata mahasiswa/pelajar Nabire yang berada di kota studi Jayapura. Dan kami juga memohon agar sesegara mungkin Pemkab Nabire dapat berkordinasi dengan Dinkes Papua agar dapat membantu kami mahasiswa dalam proses pemeriksaan Rapid Tes dan Swab di Kota Jayapura,” harapnya. (ros)