Refleksi Akhir Tahun Momentum Penting, Komunikasi untuk Kenyamanan

NABIRE – Refleksi akhir tahun 2025 yang dilaksanakan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah merupakan momentum penting dan bagian dari komunikasi yang baik untuk kenyamanan dalam menjalankan tugas kepolisian di tahun 2026.
Hal ini seperti disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K, ketika memimpin kegiatan refleksi akhir tahun 2025 dan press release, yang digelar di Mapolda Papua Tengah, Jalan Pepera Kabupaten Nabire.
Ditegaskan Kapolda Alfred Papara dalam keterangan dihadapan sejumlah awak media dan para pejabat utama Polda Papua Tengah dan jajarannya, kegiatan refleksi akhir tahun bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Polri, khususnya Polda Papua Tengah, sepanjang tahun 2025.
Selain itu, lanjut jenderal bintang satu itu, sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan institusional kepada masyarakat.
“Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan dan dinamika di wilayah hukum Papua Tengah, mulai dari persoalan Kamtibmas, penegakan hukum hingga pengamanan agenda nasional dan daerah,” ujarnya.
Ditambahkan, namun berkat sinergitas yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan dukungan seluruh elemen masyarakat, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua Tengah secara umum dapat terjaga dengan kondusif.
Lanjut Brigjen Alfred, sepanjang tahun 2025, Polda Papua Tengah telah melaksanakan berbagai upaya preventif dan represif secara profesional dan humanis, dengan tetap mengedepankan prinsip Presisi, yakni prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.
“Pendekatan komunikasi dan pelayanan yang humanis terus diutamakan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan Masyarakat,” tambahnya.
Meski demikian, Kapolda Brigjen Alfred mengakui bahwa dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan dan keterbatasan. Oleh karena itu, melalui momentum refleksi akhir tahun ini, Polda Papua Tengah membuka diri terhadap kritik, saran dan masukan konstruktif dari seluruh elemen masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja di tahun 2026.
“Kepercayaan publik merupakan modal utama Polri. Untuk itu, kami berkomitmen terus melakukan pembenahan internal, meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat integritas serta menindak tegas setiap pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Menatap tahun 2026, Polda Papua Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas lintas sektor, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengedepankan penegakan hukum yang adil, transparan, dan berkeadilan demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.(wan)
Bagikan artikel ini



