Petrus Agapa Menjabat PJ Sekda Dogiyai
DOGIYAI – Bupati Dogiyai, Yakobus Dumapa, SIP didampingi Wakil Bupati, Oskar Makai, SH melantik dan mengambil sumpah dan janji Drs. Pe
Bagikan
DOGIYAI – Bupati Dogiyai, Yakobus Dumapa, SIP didampingi Wakil Bupati, Oskar Makai, SH melantik dan mengambil sumpah dan janji Drs. Petrus Agapa, M.Si sebagai PJ Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Dogiyai, Selasa (18/2), di Aula Kingmi Digikotu Dogiyai. Pada kesempatan yang sama, Bupato melantik pengambilan sumpah dan janji jabatan tingkat I dan II. Enam orang pejabat teras kepala dinas masing-masing, Damiana Tekege, SH, M.Hum, Wekhelmus Petege, S.Pd, Nellius Pekei, S.Pd, Petrus Makai, SE, Yulianus Tigi, S.STP, Daniel Boma, S.Pd, Drs. Petrus Agapa, M.Si. Pejabat yang dilantik, Damiana Tekege, SH, M.Hum jabatan lama Retribusi dan Pajak jabatan baru Badan Pemberdayaan dan Masyarakat Kampung (BPMK), Welhelmus Petege, S.Pd, jabatan lama Sekretaris Kebudayaan dan Pariwisata jabatan baru Arsip dan Perpustakaan, Nellius Pekei, S.Sos jabatan lama Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan, jabatan baru Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Yulianus Tigi, S.STP jabatan lama Kepala Dinas Infokom jabatan baru Kepala Dinas Infokom, Petrus Makai, SE jabatan lama Perindagkop jabatan baru Kepala Dinas Perindagkop, Daniel Boma jabatan lama PSW YPPGI jabatan baru Perumahan Kawasan dan Pemukiman. Kepada pejabat yang baru dilantik, Bupati Dogiyai memberikan catatan penting. Sebagai pejabat, hal pertama yang disampaikan bupati, tidak boleh DPA menjadi rahasia bagi pegawai bawahan. Mesti terbuka dan bagi tugas habis kepada Kepala Bidang, Seksi, kerjasama dengan bawahan dengan terbuka. Hal kedua disampaikan bupati, tidak bisa pejabat perjalanan dinas membawa uang banyak keluar. Setelah kembali tidak berbuat sesuatu kepentingan masyarakat dan pemerintah. Maka itu Bupati Dogiyai bentuk kelompok (tim) Jayapura Benprop Papua dan Tim Jakarta kepentingan apapun disampaikan kepada bupati selanjutnya diteruskan Jayapura Jakarta. Bupati dan Wakil Bupati membagikan DPA masing–masing badan, dinas dan kantor. Sumber dana DAU 14 miliar, dua hari setelah dibagikan DPA bupati ingatkam mulai bekerja baik melibatkan bawahan dan terbuka. Rajin masuk kantor dan sungguh-sungguh dalam bekerja membantu bekerja sama dengan masyarakat. Kebijakan bupati dan wakil langsung ditindak lanjuti para pejabat. Masing-masing OPD dan SKPD sesuaikan visi misi dan 22 program stategis bupati pernah disampaikan. Pembangunan tidak mesti di Mapia dan Kamu, Dogiyai, Moanemani. Pejabat beranikan diri kegiatan distrik terluar Sukikai Selatan, Mapia Barat dan Mapia Tengah. “Membangun daerahnya sendiri dengan baik dengan dana yang saya berikan ini gunakan sebaik mungkin ada perubahan kegiatan di kantor dan ditengah masyarakat,” ujarnya. (don)
Bagikan artikel ini



