NABIRE - Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire Provinsi Papua tengah, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT Korpri) ke-54 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Nabire pada Selasa, 2 Desember 2025. 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda membacakan sambutan resmi dari Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, yang menekankan pentingnya pengabdian tulus, profesionalisme dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh pelosok negeri.

Sehingga seluruh anggota Korpri dan hadirin dapat berkumpul. Inti pesan yang disampaikan adalah komitmen Korpri untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui pelayanan yang tulus, profesional dan berintegritas demi mewujudkan Indonesia Maju.

Dengan menilik sejarah penerbitan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971 tentang Korps Pegawai Republik Indonesia pada 29 November 1971, momentum peringatan HUT ke-54 ini menjadi penegasan akan eksistensi dan peran strategis KORPRI selama lebih dari setengah abad. 

Atas nama organisasi dan pribadi, ketua umum menyampaikan selamat ulang tahun ke-54 serta terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dharma bakti, dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh seluruh anggota Korpri di manapun mereka bertugas.

Tema HUT Korpri ke-54 tahun ini, ‘Bersatu Berdaulat Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Berintegritas dan Mandiri’, ditekankan sebagai semangat untuk menjadikan Korpri sebagai kekuatan pemersatu, memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggotanya. Pengabdian serta perjuangan Korpri memiliki arti mendalam, di mana ASN senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja tulus, melayani dengan hati dan menjaga keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air.

Oleh karena itu, ketua umum menegaskan bahwa kesejahteraan para anggota Korpri harus menjadi perhatian utama. Pola karier dan pengembangan profesionalisme harus dijaga agar terbebas dari campur tangan politik maupun kepentingan lain yang dapat mengganggu netralitas dan kemandirian KORPRI. 

Kedua hal ini merupakan dasar kekuatan organisasi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif dan berwibawa.

Korpri patut berbangga karena, mulai dari Sabang hingga Merauke, dari Nias hingga Pulau Rote, anggotanya selalu hadir, tetap setia mengabdi dan tidak pernah lelah berjuang demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. 

Semangat pengabdian ini diharapkan terus menyala di setiap insan Korpri demi Indonesia yang lebih maju, berwibawa, dan sejahtera.

Lanjutnya, dalam menghadapi era digital, Korpri dituntut untuk mampu beradaptasi dengan teknologi, bekerja lebih cepat, efisien, inovatif dan berdaya saing. 

Ketua Umum mengajak seluruh ASN untuk menjadi penggerak utama transformasi digital pemerintahan, memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pelayanan, memperkuat transparansi dan membangun kepercayaan rakyat.

Komitmen pemerintah untuk menguatkan Korpri terlihat jelas melalui penetapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menggantikan UU sebelumnya. Regulasi baru ini bertujuan untuk menyesuaikan dengan kemajuan zaman, penguatan kepentingan ASN menjaga kode etik profesi serta menegaskan peran ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

Sebagai Ketua Umum Korpri menegaskan kembali bahwa Korpri bagian tidak terpisahkan dari pemerintahan, yang harus terus diperkuat sebagai penggerak profesionalisme dan integritas aparatur negara. Anggota Korpri sebagai penggerak utama birokrasi, mengimplementasikan anggaran negara dan daerah (APBN dan APBD), yang menuntut fokus penuh untuk mewujudkan cita-cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Pada bagian penutup sambutan, seluruh anggota Korpri diajak untuk mengambil Sikap Korpri Siaga, menjadikan momen HUT ke-54 sebagai bentuk apel kesiapsiagaan untuk menutup tahun 2025 dan mengawali tahun 2026. Terdapat delapan poin kesiapsiagaan yang ditekankan, termasuk memperkuat persatuan dan solidaritas korps, menegakkan netralitas dan integritas, meningkatkan profesionalisme serta menjadi motor transformasi digital.

Ketua Umum Korpri juga berpesan agar seluruh anggota Korpri siaga bencana dan fokus meningkatkan pendapatan negara serta daerah. Perbaikan tata kelola belanja negara harus diwujudkan secara efektif dan efisien, salah satunya dengan mengawal reformasi birokrasi untuk menuntaskan penyelesaian masalah kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan ASN.

"Jaga nama baik Korpri dan ASN. Jadikan setiap langkah dan karya sebagai wujud pengabdian terbaik pada bangsa," pinta Ketua Umum Korpri, seraya percaya bahwa Korpri akan terus menjadi kekuatan moral, sosial dan birokrasi yang meneguhkan pemerintahan yang bersih, efektif dan berkeadilan, menuju Indonesia Maju 2045.

Mengakhiri pembacaan sambutan, Sekda Nabire, Yulianus Pasang, menyampaikan dua pesan titipan lokal, yakni pertama, ajakan untuk bersatu dalam dinas dan tidak membentuk kelompok-kelompok agar sungguh-sungguh dapat membangun masyarakat Nabire yang sejahtera dan kedua, harapan agar semua laporan dan keuangan segera diselesaikan dengan cepat.(sam)