NABIRE - Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS.,M.Si menegaskan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Intan Jaya sesuai protap Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan rujukannya atau mekanisme penanggulangannya berdasarkan Instruksi Gubernur Papua. 

  Sehingga, untuk meluruskan dan menjawab berbagai persoalan yang belakangan ini terjadi di Intan Jaya, seperti adanya pemalangan Posko Gugus Tugas Covid-19 Intan Jaya di Nabire yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Intan Jaya, telah diselesaikan dengan baik, dengan ditandai dengan digelar rapat koordinasi bersama antara eksekutif dan legislatif, Kamis (14/05/2020) kemarin.

  Usia rapat bersama tersebut, Bupati Natalis kepada awak media mengatakan, dengan keterbatasan yang ada dan tidak pula dalam rangka saling menyalahkan, hari ini pihak eksekutif dan legislatif Intan Jaya dengan tim gugus tugas rapat bersama guna membahas segala persoalan yang berkembang selama ini dalan penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya.

  Termasuk didalamnya dibahas antar pimpinan langkah-langkah apa selanjutnya yang akan dilaksanakan kedepan dalam upaya mencegah agar wabah virus corona ini tidak masuk ke Kabupaten Intan Jaya.

  Dan dalam pembahasan tersebut juga disepakati Posko Gugus Tugas Covid-19 Intan Jaya dipusatkan di Sugapa dengan harapan, segala langkah konkrit upaya pemerintah daerah Intan Jaya dalam penanganan bencana non alam ini dapat segera diatasi. 

  Sementara itu Ketua DPRD Intan Jaya Panius Wonda, S.Sos dan Wakil Ketua I DPRD Intan Jaya Marten Tipagau, S.Sos meminta kepada Bupati Intan Jaya melalui tim gugus tugas Covid-19 Intan Jaya untuk berkerja maksimal dalam penanganan wabah virus corona ini dengan memfocuskan Posko besar di Intan Jaya .

  Segala sesuatunya, seperti alat rapid test, Alat Pelindung Diri (APD) hingga soal pengelolaan anggaran Covid-19 dan bantuan bahan makanan serta Sembako, termasuk masker untuk masyarakat harus segera disalurkan ke masyarakat.

  Tidak lagi difokuskan di Nabire. Soal palang Posko Covid-19 yang dilaksanakan sebelumnya, secara otomatis dengan pertemuan hari ini (kemarin, red) di salah satu kantor perwakilan Intan Jaya di sekitar Aula Maranatha Malompo Kabupaten Nabire itu disepakati dibuka. “Posko Covid-19 di Nabire itu untuk melayani keperluan medis dan pejabat saja, sementara untuk masyarakat dilayani di Sugapa atau di Kabupaten Intan Jaya,” pungkas Marten Tipagau.(wan)