SUGAPA - Menanggapi dinamika keamanan yang krusial di Kabupaten Intan Jaya pasca-insiden tertembaknya seorang ibu hamil, Markiana Dwitau, Direktorat Intelkam Polda Papua Tengah terus mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Langkah ini diwujudkan melalui silaturahmi serta imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada tokoh agama setempat pada Selasa (14/7/2026).

​Pertemuan tersebut berlangsung di Mapolsek Sugapa, di mana Dirintelkam Polda Papua Tengah yang diwakili oleh Panit 2 Subdit I Dit Intelkam, IPDA John F. Saukoly, S.T., M.M., bertatap muka langsung dengan tokoh agama Intan Jaya, Pdt. Yala Kogoya.

​Dalam kesempatan itu, IPDA John F. Saukoly. S.T., M.M menyampaikan ajakan mendalam kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para hamba Tuhan, untuk bersama-sama menjaga suasana Intan Jaya agar tetap aman, sejuk dan kondusif di tengah situasi yang tegang.

​"Kami sangat berharap para tokoh agama dapat berdiri dibarisan terdepan untuk menenangkan hati umat. Lewat mimbar-mimbar ibadah, mari kita serukan pesan perdamaian dan ajak jemaat untuk terus bekerja sama dengan Polres Intan Jaya demi keamanan kita bersama," ujar IPDA John.

​Pihak kepolisian menegaskan komitmen untuk menangani situasi dengan bijak serta memastikan pelayanan kepolisian dan perlindungan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sinergi antara Kepolisian dan para tokoh agama dinilai menjadi pilar utama untuk mencegah potensi gejolak yang dapat merugikan masyarakat luas.

​Sementara itu, Pdt. Yala Kogoya menyambut hangat silaturahmi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk terus mendampingi jemaat, menaburkan rasa aman, serta mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan keamanan kepada pihak berwenang demi terwujudnya kedamaian bagi masyarakat. (ist)