Jaga Kondusivitas Intan Jaya, Polda Papua Tengah Perkuat Kemitraan dengan Kepala Suku Besar Moni
INTAN JAYA - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kabupaten Intan Jaya, Direktorat Intelkam Polda Papua Tengah menggelar kegiatan komunikasi sosial dan penggalangan bersama Kepala Suku Besar Moni, Stefanus Belau. Kegiatan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, pada Senin (13/7/2026) sore. Dalam pertemuan tersebut, Direktur Intelkam Polda Papua Tengah diwakili oleh Panit 2 Subdit I Dit Intelkam, IPDA John F. Saukoly, S.T., M.M., didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Intan Jaya, IPTU Yenius Tabuni.

INTAN JAYA - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Kabupaten Intan Jaya, Direktorat Intelkam Polda Papua Tengah menggelar kegiatan komunikasi sosial dan penggalangan bersama Kepala Suku Besar Moni, Stefanus Belau.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, pada Senin (13/7/2026) sore.
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Intelkam Polda Papua Tengah diwakili oleh Panit 2 Subdit I Dit Intelkam, IPDA John F. Saukoly, S.T., M.M., didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Intan Jaya, IPTU Yenius Tabuni.
IPDA John F. Saukoly menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi dari Kapolda Papua Tengah serta Dirintelkam kepada Suku Besar Moni. Pihak kepolisian menilai peran aktif para tokoh adat sangat vital dalam membantu mengelola situasi keamanan, terlebih di tengah berbagai dinamika dan tekanan dari kelompok-kelompok tertentu di wilayah tersebut.
"Polres Intan Jaya hadir semata-mata untuk pelayanan publik dan menjaga stabilitas Kamtibmas. Kolaborasi serta kerja sama yang solid antara pihak kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga Intan Jaya menjadi kunci utama agar wilayah ini tetap kondusif," ujar IPDA John F. Saukoly di sela-sela kegiatan.
Menanggapi kunjungan tersebut, Kepala Suku Besar Moni, Stefanus Belau, menyambut baik dan mengapresiasi perhatian yang terus diberikan oleh Polda Papua Tengah dan Polres Intan Jaya. Meski menyayangkan adanya gangguan keamanan yang sempat terjadi beberapa hari terakhir, Stefanus menegaskan komitmennya untuk terus mengajak warga Suku Moni menjaga ketertiban.
"Kami siap membantu pihak kepolisian dalam memelihara keamanan. Saya akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dan bersama-sama mendukung upaya menciptakan kedamaian di Intan Jaya," tegas Stefanus Belau.
Langkah persuasif berbasis kearifan lokal ini merupakan bagian dari strategi pre-emptif kepolisian untuk meredam potensi gejolak sosial secara berkelanjutan. Melalui diplomasi dan pendekatan kemitraan bersama tokoh adat, diharapkan kondusivitas wilayah Kabupaten Intan Jaya dapat terus terjaga secara permanen. (ist/wan)
Bagikan artikel ini



