Pemprov Sahkan Forum Anak 2025, Komitmen Wujudkan Daerah Ramah Anak

NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi mengukuhkan Forum Anak Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk mewujudkan daerah yang peduli dan mendukung hak anak.
Pengukuhan ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Forum Anak, yang ditutup secara resmi di Aula RRI Nabire, Jalan Merdeka, pada Rabu (03/12/2025).
Staf Ahli III Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Marthen Ukago, mewakili Gubernur Meki Nawipa, menyampaikan puji syukur dan apresiasi mendalam atas terselesaikannya seluruh rangkaian kegiatan ini dengan baik. Keberhasilan kegiatan ini ditegaskan sebagai karunia dan kemuliaan dari Tuhan yang Maha Esa.
Dalam sambutannya, Marthen Ukago, juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi, terutama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah.
Partisipasi aktif semua pihak, termasuk anak-anak sebagai generasi penerus, dinilai sangat krusial dalam membangun daerah yang ramah anak.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya kolektif Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk meningkatkan partisipasi anak dalam pembangunan daerah. Tujuan utamanya mewujudkan Provinsi Papua Tengah sebagai Provinsi Layak Anak, di mana hak-hak anak terpenuhi secara optimal.
Forum Anak yang telah dibentuk dan disahkan ini ditekankan bukan sekadar wadah pertemuan. Namun, forum ini diharapkan menjadi saluran resmi bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan potensi, menuangkan kreativitas dan secara aktif terlibat dalam proses pembangunan daerah.
Marthen Ukago menegaskan, anak-anak merupakan generasi penerus yang wajib mendapatkan ruang partisipasi memadai. Hal ini penting guna memastikan hak-hak mereka terlindungi dan memungkinkan mereka untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Diharapkan forum anak yang baru saja dikukuhkan dapat berperan sebagai ‘suara anak-anak yang konstruktif’ dan mampu memberikan masukan dan ide-ide positif serta menjadi teladan inspiratif bagi anak-anak lainnya di seluruh wilayah Provinsi Papua Tengah.

Kepada seluruh pihak terkait, ia mengingatkan untuk terus memberikan dukungan penuh demi keberlangsungan forum anak. Tujuannya memastikan setiap anak di Provinsi Papua Tengah dapat tumbuh, berkembang dan terlindungi hak-haknya serta memiliki kesempatan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.
Pada kesempatan penutupan tersebut, Marthen Ukago juga mengucapkan selamat kepada seluruh anggota forum anak yang telah resmi dikukuhkan. Ia berharap semangat mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah akan terus menyala dan menjadi inspirasi bagi teman-teman sebaya.
Kegiatan sosialisasi, pembentukan dan pengesahan Forum Anak Provinsi Papua Tengah tahun 2025 ini secara resmi dinyatakan ditutup. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak beserta jajaran, narasumber dan fasilitator serta perwakilan anak-anak dari berbagai forum di provinsi tersebut.(sam)
Bagikan artikel ini



