NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire menggelar kegiatan pelatihan aplikasi SIO Papua atau disebut Sistim Informasi Orang Papua dalam rangka Otonomi Khusus (Otsus) untuk memberdayakan ekonomi masyarakat asli Papua.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Nabire, diwakili Kadinas Kominfo Nabire, Yermias Degei, S.Pd ditandai dengan pemukulan tifa pada hari Kamis (7/11/2024), bertempat di Hotel JDF selama tiga hari.

Peserta pelatihan diundang pendamping kampung, kader, kampung kepala kampung, kelurahan serta kepala distrik dari lima distrik yakni, Distrik Makimi, Nabire, Nabire Barat, Distrik Wanggar dan Distrik Yaro sebanyak 80 orang peserta.

Dijelaskan Yermias Degei, Dana Otsus yang begitu besar digulirkan oleh pemerintah pusat kepada kita orang Papua. Selama ini orang Papua belum merasakan itu, karena belum ada data yang akurat. Sehingga orang asli Papua berteriak karena dana Otsus belum dirasakan baik dan benar serta tidak tepat sasaran.

Oleh karena itu, melalui kegiatan itu akan dipila-pila data orang asli Papua dan orang non asli Papua agar kedepan dana Otsus benar-benar bisa tepat sasaran sesuai dengan bidang masing-masing.

"Dan kami melaksanakan kegiatan pelatihan SIO Papua ini sangat penting, karena para pendamping kampung, kader, kepala kampung/kelurahan serta distrik mereka merencanakan program kegiatan kampung sesuai dengan Juknis yang telah ditetapkan bersama ke depan," katanya.

Pendamping dan para kader kampung akan difasilitasi atau didorong dengan SK bupati, honor dana kampung serta diperhatikan oleh pemerintah daerah sekaligus kesepakatan MoU bersama agar mereka bisa semangat kerja membangun kampung itu dengan serius.(modes)