NABIRE - Dalam rangka mempererat silahturahmi, Dewan Pimpinan Paguyuban Pasundan Kabupaten Nabire menggelar Halal bi Halal di kediaman Ketua Kerukunan, H. Doris Atang Suryana, beralamat di Jalan Kasuari Kelurahan Siriwini Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (21/04/2024).


Acara ini dihadiri Ketua Umum Himpunan Keluarga Jawa, Sunda dan Madura (HKJSM) Provinsi Papua Tengah, H. Muhammad Iskandar dan tamu undangan lainnya.
Halal bi halal tersebut dibuka oleh Ketua Kerukunan Pasundan Nabire H. Doris Atang Suryana. Pada sambutannya dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua yang hadir diacara tersebut.


"Setelah bulan Ramadhan berlalu bulan penuh keberkahan, bulan yang penuh rahmat serta ampunan, kita semua mengharapkan ampunan-Nya atau kembali ke fitrah. Dimana dalam kerukunan ini kita masih berusaha agar segenap masyarakat Pasundan bisa tetap solid dan kompak untuk bisa saling menjaga keamanan, ketentram, bisa tolong menolong satu sama lain," ujarnya.


H. Doris juga memaparkan, bahwa dalam waktu dekat ini Paguyuban Pasundan akan membuat kartu keanggotaan, yang bertujuan agar orang Sunda yang berada di Papua Tengah, khusunyua di Nabire bisa terdata semua.


Adanya Paguyuban Pasundan ini gunanya, untuk bisa saling membantu dan meringankan jikalau ada saudara kita lagi membutuhkan bantuan, semaksimal mungkin kita akan bantu. "Jadi tolong untuk semua warga Pasundan agar memberikan data dirinya kepada panitia pembuatan kartu keanggotaan yang akan saya bentuk dalam waktu dekat ini,"gagasnya.


Menurut Ketua Kerukunan Pasundan di Nabire, bukan cuma satu dua kali ada orang yang datang meminta bantuan ketika mereka terkena musibah di perantauan dengan mengaku sebagai anggota Pasundan.


"Saya mohon untuk warga Sunda yang hidup di Nabire agar mau mengurus kartu keanggotaan, kita Pasundan tidak akan membantu siapapun yang terkena musibah atau butuh bantuan kalau belum mempunyai kartu keanggotaan," ujarnya.


Pada kesempatan yang sama, Ketua Himpunan Jawa, Sunda dan Madura (HKJSM) mengimbau kepada seluruh anggota HKJSM agar bisa menjaga diri, menjaga lingkungan dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks atau berita tidak benar.


"Saya sangat prihatin dengan kehadiran pada halal bi halal Pasundan ini, bila dibandingkan dengan kerukunan lain sangat memprihatinkan, dari sisi disiplin juga sangat disayangkan, sesuai jadwal saya hadir jam 09.00 WIT, mungkin saya yang pertama hadir, saya harap agar anggota Pasundan bisa lebih disiplin lagi kedepanya," harapnya.


M. Iskandar juga menyampaikan, dalam paguyuban Pasundan ini masih banyak hal yang harus diperbaiki. Dirinya mengajak agar bisa lebih aktif dan ditingkatkan lagi dalam beroganisasi, sehingga keberadaan dan eksistensi paguyuban ini lebih bisa diperhitungkan lagi. Apalagi setelah kota Nabire menjadi ibukota di Provinsi Papua Tengah, peluang lebih terbuka lebar.(pal)