NABIRE – Masyarakat dari Distrik Sukikai Selatan (Suksel) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai agar mempertahankan Kristianus Tagi tetap sebagai Kepala Distrik Suksel. Tidak hanya masyarakat yang bermukim di kawasan dataran (warga suku Mee) tetapi dukungan kepada Tagi sebagai Kadistrik Suksel mendatang juga dari masyarakat dari Suku Kamoro yang hidup di pesisir pantai. Wakil dari masyarakat Suku Kamoro di bagian pantai, Paulinus John Pati kepada media ini, Rabu (15/11) mengatakan hubungan antara masyarakat suku Kamoro di kawasan pesisir dan masyarakat Mee di bagian dataran Sukikai Selatan merupakan satu kesatuan keluarga. Warga yang hidup di dataran ini juga bagian yang terpisahkan dari Kamoro yang hidup di kawasan pesisir. Oleh karena itu, warga Kamoro mengenal Kristianus Tagi/Uramate sebagian bagian dari rumpun Uramate yang tinggal di pesisir. Oleh karena itu, sosok Kris Tagi/Uramate ini dekat dengan masyarakat Kamoro dan dekat juga dengan masyarakat Mee di dataran. Paulinus menilai, Kris Tagi sebagai putera asli Sukikai Selatan lebih tepat untuk dipertahankan menjadi Kepala Distrik Sukikai Selatan untuk menyatukan gerak, persepsi dan langkah bersama antara masyarakat dataran dan pesisir karena, Tagi mengenal dan dekat dengan masyarakat di dataran dan pesisir. Ia menambahkan, masyarakat Kamoro di pesisir bangga ketika Kris Tagi dipercayakan sebagai Kadistrik Suksel. Karena, Tagi tidak hanya orang dari dataran tetapi ia juga warga pesisir dari keturunan Uramate. Dan apa yang diantusias masyarakat Kamoro sudah terbukti, dengan adanya perhatian dan penyatuan antara warga suku Kamoro dan suku Mee di daerah Suksel. Penilaian serupa juga disampaikan tokoh masyarakat Kampung Wigoumakiida Distrik Suksel, Simon Magay secara terpisah. Simon mengatakan Kris sebagai anak asli Suksel telah menyatu dengan masyarakatnya, baik kepada tua-tua, generasi muda dan antara warga dataran dan pesisir. Oleh sebab itu, untuk membangun Suksel yang kokoh di tapal batas, Kris Tagi dipertahankan sebagai Kadis Suksel. “Berilah dia untuk meletakan dan menata Sukikai Selatan sebagai distrik yang berkembang dan maju di wilayah yang selama ini terlupakan. Kasih dia kesempatan bangun daerah dan masyarakatnya, jangan tarik cepat-cepat ke Dogiyai,” pinta Magay. Paulinus menyatakan, saat pemerintah menempatkan Thobias F Bunapa sebagai Kepala Distrik Suksel, masyarakat Kamoro juga bangga dan senang karena pemerintah menempatkan orang asli dari dataran yang bisa memperhatikan warga Kamoro di pesisir karena Bunapa ini juga keturunan Inawopi dari pesisir. Tetapi, apa mau dikata, pemerintah menarik Bunapa ke kabupaten. Sekarang, kata Paulinus pemerintah sudah menempatkan Tagi, anak asli dari dataran yang juga keturunan Uramate di pesisir. Oleh sebab itu, warga Kamoro di pesisir dan Mee di dataran minta pertahankan Kris Tagi/Uramate sebagai Kepala Distrik Sukikai Selatan dalam waktu yang cukup lama, jangan tarik cepat ke Dogiyai tetapi beri dia untuk membangun dan meletakan pondasi pembangunan di daerahnya sendiri.(ans)