LDA Dogiyai Tolak Pembentukan Tim Pemilihan Dewan Adat Baru
NABIRE - Lembaga Dewan Adat (LDA) Kabupaten Dogiyai menolak dengan tegas pembentukan tim untuk pemilihan dewan adat baru di Kabupaten Dogiya
NABIRE - Lembaga Dewan Adat (LDA) Kabupaten Dogiyai menolak dengan tegas pembentukan tim untuk pemilihan dewan adat baru di Kabupaten Dogiyai. Demikian disampaikan Ketua II Dewan Adat Dogiyai, Yulianus Agapa kepada Papuapos Nabire, Minggu (22/8/21) malam.
Dikatakan Yulianus, berkaitan dengan pembentukan tim untuk pemilihan lembaga dewan adat baru di Kabupaten Dogiyai oleh Jhon dan barisannya, pihaknya dari LDA Kabupaten Dogiyai, Ketua II Yulianus Agapa menolak dengan tegas. Dengan alasan, pihaknya telah dilantik oleh MRP di Provinsi papua pada tahun 2017 bukan dilantik oleh DPRP. Sehingga pihaknya dari LDA meminta kepada Jhon Gobai dan barisannya segera menunjukkan SK saudara pemilihan yang dikeluarkan oleh Dewan Adat Papua (DAP) dan MRP Provinsi Papua.
Apabila tidak ada dasar hukum segera dibubarkan dari tim atau panitia yang telah dibentuk. Agar keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Dogiyai dapat berjalan suasana yang kondusif. Apabila penegasan ini tidak diindahkan, tuntutannya, kita akan mencari pihak ketiga untuk memecahkan masalah ini.
Diharapkan kepada tim atau panitia baru penegasan penolakan ini menerima dengan jiwa hati orang besar. Karena pihaknya tidak mau menciptakan masalah di Kabupaten Dogiyai. Oleh karena itu segera dibubarkan barisannya yang telah dibentuk, pihaknya tidak mencari masalah tapi cara bagaimana supaya daerah ini bisa dapat berjalan aman, tenang, dan damai.
“Sebaiknya penegasan atau penolakan kami yang telah disampaikan melalui media ini mohon diperhatikan dan terima besar hati yang mulia. Karena kami tidak membutuhkan daerah yang tidak nyaman, harus kita jaga bersama stuasi dan kondisi di daerah kita oleh semua pihak supaya harapan Dogiyai Bahagia ini bisa terwujud,” pungkasnya. (modes)
Bagikan artikel ini



