NABIRE - Panitia pelaksanaan pemilihan, Isak S. Maniba, menyampaikan berita acara resmi saat membacakan hasil pemungutan suara di Pantai Menase pada Sabtu (1/08/2026). Dalam pembacaan tersebut, ia merujuk pada dokumen Panitia Pemilihan Kepala Suku Gwoa, Nomor: 02/B.Gar.02/BA-DAT/PS/Mubes/2026.

“Pada Sabtu tanggal 1 Agustus tahun 2026 telah dilaksanakan pemungutan dan perhitungan suara pemilihan Kepala Suku Gwoa,” ujar Isak S. Maniba dalam sidang yang dipimpin oleh Pimpinan Sidang Edi Wabes, S.H., M.H., beserta sekretaris dan para anggota panitia.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang diumumkan, rincian perolehan suara masing-masing kandidat adalah sebagai berikut: nomor urut 1 Sefnat Maniawasi memperoleh 159 suara, nomor urut 2 Petrus S.Y. Marei meraih 112 suara dan nomor urut 3, Fredrik Sayori mendapatkan 22 suara.

Melalui perolehan suara terbanyak tersebut, Isak S. Maniba menetapkan jajaran pengurus baru Suku Gwoa. “Dengan demikian, calon yang memperoleh suara terbanyak dan terpilih sebagai Kepala Suku Gwoa adalah Sefnat Maniawasi,” pungkasnya.

Selain posisi kepala suku, panitia juga menetapkan struktur kepengurusan inti berdasarkan urutan perolehan suara terbanyak berikutnya. Posisi Sekretaris Suku Gwoa diisi oleh Petrus S.Y. Marei yang memperoleh suara terbanyak kedua.

Sementara itu, posisi Wakil Kepala Suku Goa dipercayakan kepada Fredrik Sayori yang menempati perolehan suara terbanyak ketiga. Seluruh rangkaian penetapan ini telah resmi disahkan di Nabire pada pukul 16.38 Waktu Indonesia Bagian Timur tanggal 1 Agustus 2026.

“Terkait dengan musyawarah enam suku ini untuk menghimpun dan mempersatukan enam suku di Kabupaten Nabire, sehingga ada banyak hal-hal yang perlu dibenahi. Untuk itu, enam suku melakukan musyawarah besar ini sehingga bisa mengetahui keluhan-keluhan yang sementara ini terjadi di enam suku di Kabupaten Nabire,” tutupnya. (sam)