KPU Papua Tengah Ingatkan Masyarakat Tak Golput
NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah melakukan kegiatan di depan kantor dan perempatan Lampu Merah Kesuma Bangsa, untuk memberitahukan kepada masyarakat agar tidak Golput, tetapi datang ke TPS dan menggunakan hak pilih dan jangan sampai hak suaranya, digunakan oleh orang lain.

NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah melakukan kegiatan di depan kantor dan perempatan Lampu Merah Kesuma Bangsa, untuk memberitahukan kepada masyarakat agar tidak Golput, tetapi datang ke TPS dan menggunakan hak pilih dan jangan sampai hak suaranya, digunakan oleh orang lain.
Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni, Senin (30/09/2024) di salah satu cafe mengatakan, KPU Papua Tengah melakukan kegiatan di depan kantor dan perempatan lampu merah kesuma foto. Tujuan dari kegiatan tersebut untuk memberitahukan kepada masyarakat, terlebih lagi Nabire menjadi ibukota provinsi dan ingin mengingatkan masyarakat pada 27 November 2024, akan pesta demokrasi di seluruh Indonesia.
"Untuk di Papua Tengah, memilih gubernur dan wakil gubernur untuk pertama kali dan kemudian memilih bupati dan wakil bupati agar supaya jangan ada pilihan Golput, tetapi datang ke TPS dan gunakan hak pilih dan jangan sampai hak suaranya, digunakan oleh orang lain dan bukan pada tempatnya," ucapnya.
Kegiatan yang dilakukan di dua tempat berbeda di Kabupaten Nabire itu, dilakukan KPU Provinsi Papua Tengah beserta staf dan pihak keamanan, yakni diantaranya, bagi-bagi kaos dan tumbler (botol minuman) dan mengingatkan lagi kepada masyarakat untuk 27 November 2024 agar ke TPS.
"Hari Sabtu (5/10/2024) kita juga akan melakukan kegiatan di Pantai Nabire dalam pembagian stiker dan selebaran untuk mengajak datang dan pokoknya jangan Golput, karena Golput bukan pilihan yang bertanggung jawab dan bukan pilihan yang bagus," ujarnya.
Pada 25 September - 23 November 2024 tahapan kampanye, dan di dalam tahapan kampanye itu akan ada pertemuan terbatas dan kampanye terbuka. Kampanye melakukan lewat media cetak maupun elektronik dan akan ada juga debat kandidat, dan akan disiarkan langsung sehingga masyarakat yang berada di 8 kabupaten, bisa melihat dan mendengar langsung apa visi misi mereka.
"Dan di situ akan menjadi pilihan untuk pemilih dan untuk siapa yang akan dipilih, pelaksanaan debat kandidat dilakukan 3 kali dan akan disiarkan langsung lewat youtube KPU Provinsi Papua Tengah, maupun lewat Kompas ataupun Metro TV," pungkasnya.(edi/rob)
Bagikan artikel ini



