NABIRE – Konferensi atau Rapat Kerja (Raker) Sinode di Tanah Papua tahun 2015 ini diharapkan dapat dilaksanakan di Kabupaten Dogiyai tepatnya di Kampung Idakebo Distrik Kamuu Timur. Segala persiapan dan perjuangan pelaksanaan konferensi Sinode tersebut sudah dapat dikatakan mencapai 80 persen. Demikian terang Ketua Klasis Kamu Timur Dogiyai, Pdt. Jezkhel Dumapa kepada media ini kemarin. Sekarang ini, jelasnya, ada dua kubu panitia yang menginginkan pelaksanaan kegiatan konferensi Sinode tahun 2015. Pihak panitia kegiatan pertama, menginginkan dilaksanakan  di Moanemani. Dan pihak panitia lain, yang notabene telah berjuang sekian lama menginginkan pelaksanaan konferensi Sinode tersebut dilaksanaan di Idakebo.Dikatakan, perjuangan mengadakan Konferensi Sinode tahun 2015  dari Pdt. Jezkhel Dumapa Ketua Klasis Kamuu Timur Dogiyai dimulai sejak tahun 2008 saat konferensi di Sorong. Dimana kalau itu, Pdt. Jeburung Karubaba,S.Th.M.Th sebagai Ketua Sinode  Gereja Kemah Injil Kingmi Papua, setuju mengadakan konferensi di Idakebo, yang dulunya masih merupakan bagian dari Kabupaten Nabire sebelum dimekarkan. Selama 5 lima tahun, dirinya selaku Ketua Klasis Kamuu Timur terus berjuang dengan mengajukan aspirasi ke Badan Pengurus Gereja Kingmi dan pada tahun 2010, konferensi dilaksanakan di Wamena. Saat itu juga telah disepakati oleh Badan Pengurus Gereja seluruh Tanah Papua bahwa conferensi selanjutnya akan dilaksanakan di Idakebo.Bukan hanya itu saja, lanjutnya, terkait logo dan surat ijin konferensi di Idakebo juga telah diterima dirinya bersama Ayub Dumupa dari Klasis Kamuu Timur, sekaligus pada saat itu dilaksanakan pembentukan panitia pembangunan gedung gereja, yang panitia diketuai Naftali Keiya.Tidak sampai disitu saja, tahun 2013 ketika dilaksanakan Raker II Sinode di Jayapura, Pdt. Benny Giyai menyampaikan Klasis Kamuu Timur dan Klasis Kamuu Barat harus memenui 10 syarat yang lengkapi kedua klasis,  yakni air bersi, penginap, pagar keliling, aula besar, gedung gereja besar, lampu, mess dan dapur umum dan balai makan serta ruang terbuka. Dari beberapa syarat ini, Klasis Kamuu Timur sudah hamper siap, tinggal membangun gedung gereja besar.Perlu diketahui, terkait pelaksanaan tempat konferensi ini, antarabadan pengurus klasis Kamuu Timur dan Kamu Barat saling berebut dan ujung-ujung menyangkut pendanaan. Namun demikian, menurut dia, sebaiknya pelaksanaan konferensi dilaksanakan di Idakebo Klasis Kamuu Timur. (wan)