Pria 23 Tahun Ditemukan Meninggal di Siriwini

NABIRE — Seorang pria berinisial H.T., 23 tahun, ditemukan meninggal dunia di salah satu tempat tinggal di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Siriwini, Kabupaten Nabire, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 01.40 WIT.
Penemuan tersebut langsung ditindaklanjuti Polres Nabire, Polda Papua Tengah. Personel piket fungsi Satuan Reserse Kriminal bersama Unit Identifikasi dan piket penjagaan mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berkomunikasi melalui pesan WhatsApp terkait persoalan utang-piutang.
Tidak lama setelah komunikasi tersebut, seorang saksi menerima panggilan video dari korban dan melihat korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Saksi kemudian meminta bantuan. Bersama warga lainnya, saksi mendatangi tempat korban bekerja hingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Nabire untuk menjalani pemeriksaan medis.
Berdasarkan pemeriksaan luar oleh dokter jaga, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kepolisian selanjutnya meminta keterangan dari sejumlah saksi, membuat permintaan visum et repertum, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.
Dalam proses tersebut, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut.
“Polres Nabire telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan TKP, mengevakuasi korban, meminta keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga. Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta dan keterangan terkait peristiwa ini dapat diketahui secara jelas,” ujar Samuel.
Warga Diminta Tak Sebar Spekulasi
Kapolres mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Polisi memastikan perkembangan penanganan kasus akan disampaikan berdasarkan hasil penyelidikan dan fakta yang diperoleh di lapangan.
Saat ini, jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUD Nabire sambil menunggu proses selanjutnya sesuai dengan keputusan pihak keluarga.
Polres Nabire menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum serta menghormati keluarga korban.
Situasi selama proses penanganan kejadian berlangsung aman dan kondusif. (Humas Polres Nabire)
Bagikan artikel ini



