DEIYAI – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan Ketua KNPI Kabupaten Deiyai, telah dilaksanakan pada tanggal 12 November 2020 lalu dengan baik dan lancar.

  Sesuai hasil Musda KNPI, Yance Edowai, telah terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Deiyai.

Surat Keputusan (SK) sudah ditangan ketua KNPI terpilih.

Hanya saja, hingga saat ini, belum juga dilantik kepengurusannya.

Hingga kini, masih menunggu informasi jelas dari DPD KNPI Provinsi Papua soal pelantikannya.

Menanggapi molornya pelantikan Ketua KNPI terpilih dengan kepengurusannya, salah seorang tokoh pemuda Deiyai, Domin Badii, menanggapi, jika ada kerikil persoalan diantara DPD KNPI Kabupaten Deiyai dengan KNPI Provinsi Papua, dapat transparan supaya sama-sama dapat menyelesaikannya.

Tetapi kalau tidak ada masalah, diharapkan kepada DPD KNPI Provinsi Papua, segera dilakukan pelantikan. 

“Di dalam proses pemilihan Ketua KNPI lalu, melalui Musda dan Rapimnya, telah berjalan lancar.

  Selama ini tidak ada pro dan kontra, dan tidak terjadi dualisme kepengurusan juga.

Tetapi bisa terjadi molor waktu yang panjang terhadap pelantikan pengurus KNPI ini, hal yang baru terjadi seperti itu.

Jika ada kerikil permasalahan, dapat terbuka saja kepada KNPI Deiyai.

Supaya sama-sama mencari solusi untuk dapat diselesikan dengan baik.

Kalau tidak ada persaoalan, DPD KNPI Provinsi Papua dapat segera lakukan pelantikan,” katanya kepada media ini, melalui sambungan teleponnya, kemarin.

Dikatakannya, proses pelaksanaan Musda pemilihan Ketua KNPI hingga turun SK pelantikan di tangan ketua KNPI terpilih, yang telah berjalan lancar, tidak ada hambatan.

Hal ini menunjukan semua pemuda menerima dengan lapang dada kehadiran kepengurusan baru KNPI di Deiyai. 

Untuk itu, lanjutnya, mengingat penting kehadiran DPD KNPI baru terpilih di Deiyai, diharapkan DPD KNPI Provinsi papua segera melantik ketua terpilih beserta kabinetnya.

  Agar tugas baru KNPI selanjutnya, dapat berjalan sesuai tugas dan fungsinya yang diamanatkan melalui wadah KNPI. 

“Setelah SK Pelantikan sudah di tangan ketua KNPI terpilih, ketua terpilih, dan karateker KNPI Deiyai, sudah koordinasi DPD KNPI Provinsi Papua, namun hasil koordinasinya hingga saat ini belum juga diindahkan.

Hanya lakukan proses pelantikannya saja namun hingga saat ini juga masih menunggu informasi yang jelas dari ketua DPD KNPI Provinsi Papua di Jayapura,” katanya.

Dia juga menjelaskan, wadah KNPI tingkat kabupaten, distrik adalah wadah terendah secara hirarki di tubuh KNPI.

Wadah KNPI tingkat kabupaten, distrik, juga adalah perpanjangan tangan wadah KNPI provinsi, dalam menjalankan berbagai program bahkan kebijakan.

Dan wadah KNPI tingkat kabupaten juga punya peran yang sama dalam melaksanakan berbagai program pembangunan.

  Terutama  dalam membangun kepemudaan di daerah Papua yang handal dan profesional.

Lanjut dia, jika mengalami hambatan terhadap pelantikan kepengurusan KNPI yang terjadi ini, bukan hanya menghambat acara pelantikannya saja.

Tetap menghambat juga terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan dalam membangun daerah melalui wadah KNPI bersama pemerintah daerah, khususnya membangun kepemudaan di daerah.  

Oleh sebab itu, dia kembali menegaskan kepada DPD KNPI Provinsi Papua, lepaskan semua kepentingan.

Jika ada persoalan terbuka saja, sama-sama dapat mencari solusi untuk menyelesaikannya.

Agar proses pelantikan KNPI Deiyai dapat segera dilakukan dan dapat dijalankan semua program pembangunan kepemudaan melalui wadah KNPI, sebagaimana sesuai tugas dan fungsi di wadah KNPI.       

“Kami sangat berharap KNPI Provinsi Papua segera lakukan pelantikan.

Karena semua pemuda di Deiyai sedang menanti kedatangan KNPI Provinsi Papua untuk melantik pengurus KNPI Deiyai terpilih.

  Karena SK kepengurusannya sudah ditangan ketua KNPI terpilih, hanya pelantikannya yang lama sekali.

Maka semua pemuda di Deiyai berharap KNPI Provinsi Papua segera lantik pengurus KNPI Deiyai terpilih,” tandasnya. (hbb)