NABIRE - John Wayar, Ketua Dewan Adat Wilayah Nabire meminta di wilayah adat Nabire, Pemilu harus aman dan tertib. Dirinya berharap kepada seluruh stakolder, terutama pihak keamanan, Forkopinda serta semua tokoh adat di Nabire untuk ikut berpastisipasi aktif.


“Pemilu merupakan pesta demokrasi yang dilakukan setiap 5 tahun oleh bangsa ini. Artinya memilih pemimpin, mulai dari presiden, DPR, DPRD kabupaten, kota, namun kali ini perubahan UU untuk Pemilu dan Pilkada dilaksanakan serentak dalam 1 tahun, namun beda bulan,” ujar Jhon Wayar, jebolan S1 Ilmu Pemerintahan USWIM tahun 2013.


Dirinya juga mengharapkan kepada seluruh ketua kerukunan untuk bergandengan tangan bersama masyarakatnya untuk menyukseskan pesta demokrasi 5 tahunan ini. Sementara itu kepada penyelenggara dan pengawas Pemilu diminta untuk sosialisasikan dan berikan pemahaman kepada masyarakat terutama masyarakat adat yang ada di kampung-Kampung pelosok terpencil.


“Sekali lagi kami dari Dewan Adat Wilayah Nabire juga siap membantu penyelelenggara dan menyukseskan Pemilu 2024. Ketika aman Pemilu ini pasti menghasilkan para pemimpin yang berkualitas serta bertanggung jawab pada rakyatnya,” ujarnya.


Ditambahkan Wayar, Nabire ini ibarat Indonesia kecil yang didiami berbagai suku saling menghormati, menghargai sesama, dalam kebinekaan. Dirinya menambahkan, seluruh elemen masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas dan tidak golput dan saling menjaga walau beda partai namun tujuan satu untuk membangun daerah ini. (ist)