DOGIYAI - Masyarakat dari Kampung Modio dan Upibega, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai meminta dibangunkan perumahan bagi masyarakat masing-masing 100 buah. Disamping itu, masyarakat juga mengusulkan pengadaan air bersih. Sekretaris Kampung Modio, Yohanes Tekege dan Sekretaris Kampung Upibega, Martinus Tebay, Minggu (17/5) malam melalui telepon selular dari Moanemani mengatakan, kebutuhan masyarakat tersebut akan diusulkan sebagai program prioritas dari dua kampung di dalam penyusunan Rencana Pembangunan Masyarakat Kampung Jangka Menengah (RPMKJM) yang sedang berlangsung di Moanemani. Sekretaris Kampung Modio, Yohanes Tekege mengatakan, pihaknya mengusulkan perumahan masyarakat karena selama ini masyarakat merindukan perumahan sehat yang akan mencerminkan Modio sebagai ibukota distrik. Demikian juga Upibega, karena letaknya yang sangat berdekatan sehingga tidak bisa memisahkan dengan Modio sebagai ibukota distrik. Dengan adanya perumahan masyarakat akan mencerminkan Modio sebagai ibukota distrik dan kampung bersejarah bagi kawasan pegunungan tengah Papua khususnya Meuwodide.Dua kampung ini mengusulkan perumahan masyarakat karena pembangunan rumah sehat selama ini tidak tersentuh di Kampung Modio dan Upibega. Oleh sebab itu, harapan masyarakat tersebut diusulkan melalui usulan program dari kampung agar diakomodir oleh pemerintah daerah melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten. Yohanes Tekege menambahkan, selain perumahan, Kampung Upibega dan Modio juga mengusulkan pengadaan air bersih untuk kebutuhan masyarakat.Selain itu, Sekretaris Kampung Upibega, Martinus Tebay menuturkan pihaknya mengusulkan pembangunan kelas vilial (kelas jauh) dari SD YPPK St Don Bosco Modio di Upibega agar anak-anak yang selama ini tidak tersentuh dengan pendidikan dasar bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar di tingkat sekolah dasar. Minimal, SD Vilial yang dimaksud cukup untuk kelas 1 – 3 untuk selanjutnya bergabung ke SD YPPK Modio.Sementara di bidang kesehatan, Yohanes Tekege mengatakan, pihaknya mengusulkan agar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Modio ditingkatkan menjadi Puskesmas Rawat Inap agar masyarakat yang membutuhkan perawatan serius bisa ditangani di Puskesmas Modio.Sedangkan di Upibega, kata Martinus Tebay mengusulkan kepada pemerintah daerah agar membantu satu Puskesmas Pembantu (Pustu) di Upibega, agar pelayanan kesehatan lebih dekat dengan masyarakat.Untuk mendukung usulan dua pejabat kampung tersebut, pemerintah perlu menambah tenaga medis dan dokter di Puskesmas Modio agar pelayanan kesehatan di Distrik Mapia Tengah betul-betul nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (ans)