Kadis Suksel Bantu Anak Babi Kepada Gereja Anthonius Unito
NABIRE – Kepala Distrik (Kadis) Sukikai Selatan (Suksel), Kristianus Tagi menyerahkan bantuan ternak, anak babi kepada Gereja Katolik
Bagikan
NABIRE – Kepala Distrik (Kadis) Sukikai Selatan (Suksel), Kristianus Tagi menyerahkan bantuan
ternak, anak babi kepada Gereja Katolik St Anthonius di Unito, beberapa waktu
lalu. Sementara 6 gereja katolik dan dua gereja Kingmi, akan diserahkan bantuan
serupa jika gereja sudah menyiapkan kandang. Bantuan ternak anak babi diberikan kepada kelompok usaha bersama (Kube) lewat gereja. Bantuan
ternak babi tersebut, hasilnya akan dipakai oleh gereja yang bersangkutan untuk
membiayai kebutuhan gereja setempat. Kepala Distrik Suksel, Kristianus Tagi di Nabire, Rabu (15/11) mengatakan bantuan ternak babi
tersebut diberikan kepada Kube lewat gereja setelah kandangnya diberkati oleh
pewarta Unito melalui ibadah. “Kami berikan bantuan ternak babi kepada gereja
dan hasilnya untuk gereja,” kata Tagi. Kris Tagi menjelaskan, bantuan ternak yang diberikan kepada gereja Anthonius karena umat
setempat sudah menyiapkan kandang sehingga kesempatan adanya kunjungan tim
pastoral dari Mimika minta untuk diberkati. Ia menambahkan, dengan diserahkannya bantuan ternak babi kepada Gereja Anthonius, satu dari 9
gereja (dua Kingmi dan 7 Katolik) sudah menerima bantuan. Sedangkan 8 gereja
lain, pemerintah distrik tetap akan memberikan ketika umat/jemaat sudah
menyiapkan kandang. Hasil dari ternak, diperuntukan bagi gereja untuk membiayai
kebutuhan gereja setempat. “Kalau sudah ada kandang, kami akan menyerahkan
ternak babi. Kami akan beli anakan babi dari kampung disitu dan diserahkan
kepada gereja yang sudah kandangnya sudah siap,” ujarnya. Kadistrik Suksel menjelaskan, untuk mengelola bantuan yang diperuntukan bagi kelompok usaha
bersana lewat gereja maka harus ada ketua, sekretaris dan bendahara sedangkan
anggota semua umat/jemaat dari gereja setempat. Menyinggung Kube Gereja Anthonius, Tagi mengatakan, umat sudah menyusun petugas pemberi makan,
empat orang sehari. Sedangkan untuk makanan, tanggung jawab seluruh
umat/jemaat. “Masyarakat hanya menentukan siapa yang kasih makan untuk satu
hari, kalau makanan harus dikumpulkan sama-sama,” ungkapnya. *SD Unito Diresmikan Kadistrik Tagi menambahkan, kesempatan kunjungan tim pastoral dari Mimika juga dimanfaatkan
untuk pemberkatan sekolah, SD Negeri Inpres Unito. Kepala Distrik Suksel,
Kristianus Tagi meresmikan pengoperasional SD Negeri Unito dan diberkati oleh
tim pastoral. Tagi menambahkan, sekolah ini sudah beroperasi sejak lama tetapi selama ini, belum pernah
diresmikan. Oleh sebab itu, pemerintah distrik meresmikan pengoperasiannya
beberapa waktu lalu. (ans)
Bagikan artikel ini



