DOGIYAI - Jembatan Kali Mapia yang menghubungkan Distrik Mapia dan Mapia Tengah akan dibangun dengan beton. Kali tersebut tidak cocok dibangun dengan jembatan kayu. Oleh sebab itu, jembatan Kali Mapia akan dibangun tahun depan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Dogiyai, Thomas Tigi, pekan lalu di Nabire, saat dimintai tanggapannya terhadap usulan masyarakat Mapia Tengah, Mapia Barat dan Piyaiye agar pembangunan jalan Lingkar Mapia disertai dengan pembangunan jembatan di Kali Mapia agar sentuhan pelayanan pemerintah semakin dekat melalui darat.Bupati Thomas mengatakan kali Mapia tidak cocok dibangun dengan kayu. Oleh sebab itu, pemerintah akan membangun jembatan beton di Kali Mapia.Selain Kali Mapia, kata Thomas, Pemerintah Kabupaten Dogiyai akan membangun jebatan beton di Kali Wuduwou (sebelum Kampung Abaimaida) dan Kali Onee (setelah Kampung Abaimaida) Distrik Mapia. Pembangunan ketiga jembatan tersebut akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2016 mendatang.Sebelumnya, seperti diberitakan media ini, masyarakat Mapia Tengah meminta kepada pemerintah daerah agar pembangunan jembatan Kali Mapia disatu-paketkan dengan pembangunan jalan Lingkar Mapia yang kini sudah tembus Modio, ibukota Distrik Mapia Tengah.Masyarakat meminta pembangunan jembatan Kali Mapia bersamaan dengan pembukaan isolasi daerah Mapia - Piyaiye agar hubungan antara Mapia Tengah, Mapia Barat dan Piyaiye semakin dekat dengan masuknya beberapa kendaraan Mitsubisi L200 Strada Triton dan Omprengan Jasa Kendaraan (OJK) ke ujung jalan sehingga akses dari Mapia Tengah ke Dogiyai dan dari Dogiyai ke Mapia Tengah lebih cepat. Sebab kalau tidak ada jembatan, akses dari Piyaye, Mapia Barat dan Mapia Tengah terhambat, karena harus jalan kaki lagi beberapa jam dari pinggir Kali Mapia. Harapan masyarakat akan terjawab, paling tidak akhir tahun depan, ketika jembatan beton di Kali Mapia selesai dibangun. (ans)