Harga Tiket Subsidi Tetap Normal
NABIRE - Harga tiket subsidi pesawat terbang perintis yang melayani penumpang dari Kabupaten Nabire ke sejumlah kabupaten seperti Dogiyai, Deiyai, Puncak, Puncak Jaya, Paniai dan Intan Jaya, dan beberapa kabupaten lainnya, dipastikan tidak ada kenaikan. Hal ini disampaikan perwakilan dari maskapai Smart Aviation menanggapi adanya informasi melalui media sosial beberapa waktu lalu.

NABIRE - Harga tiket subsidi pesawat terbang perintis yang melayani penumpang dari Kabupaten Nabire ke sejumlah kabupaten seperti Dogiyai, Deiyai, Puncak, Puncak Jaya, Paniai dan Intan Jaya, dan beberapa kabupaten lainnya, dipastikan tidak ada kenaikan. Hal ini disampaikan perwakilan dari maskapai Smart Aviation menanggapi adanya informasi melalui media sosial beberapa waktu lalu.
Cuitan melalui media sosial yang menyebutkan harga tiket subsidi mencapai 4 juta rupiah, hal ini tidak benar. Hal ini dibantah oleh maskapai Amart Aviation yang merupakan maskapai penerbangan yang disubsidi pemerintah pusat.
Saat ditemui Papuapos Nabire di tempat kerjanya, Selasa (10/10/23), Rabialhal Adawiyah dari Smart Aviation, mengatakan, pihaknya sudah tiga tahun ini melayani penerbangan subsidi. Dan harga untuk penerbangan subsidi ke Intan Jaya hanya 316.000 rupiah dan rata-rata penerbangan lainnya dibawah 500.000 rupiah.
“Saya rasa di sini sudah terpampang harga tiket subsidi yang kita pajang di depan. Masyarakat pun bisa lihat harga tiket subsidi penumpang ke 10 wilayah di pedalaman. Tidak ada kenaikan harga ataupun tidak ada harga tiket sampai 4 juta. Mungkin itu mereka tanya ke penerbangan reguler (tidak subsidi), boleh datang langsung ke kantor kami di Bandara Nabire, lihat dan tanya sendiri harga tiket berapa," terangnya.
Salah seorang penumpang Smart Aviation, Mikael Pigai yang akan melakukan perjalanan udara ke Moanemani, Kabupaten Dogiyai mengaku jika harga yang ada ini cukup murah dan terjangkau. Sehingga dirinya sering memanfaatkan penerbangan subsidi yang dilayani Smart Aviation. (rob)
Bagikan artikel ini



