NABIRE - Kebakaran lahan yang terjadi di dekat areal Bandara Nabire, tepatnya sekitar 100an meter dari jalan logging di luar pagar Bandara Nabire, masih menimbulkan kepulan asap cukup tebal. Petugas Bandara sudah melakukan upaya pemadaman di skitar lokasi lahan yang terbakar.

Saat dikomfirmasi, Alrido Simanjuntak, Kepala Seksi Operasional Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, yang juga menjabat Plt. Kabandara, membenarkan kejadian kebakaran lahan tersebut.

Saat dikonfirmasi media ini, dirinya bersama petugas lainnya sedang berada di lokasi lahan yang terbakar. Dirinya bersama petugas lain sedang melakukan upaya pemadaman lahan.

Dirinya bersama tim juga sudah mendatangi rumah-rumah warga yang berada di sekitar lahan yang terbakar. Dengan melakukan himbauan kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan.

Ditanya dampak asap yang tebal, kata dia, ini mengganggu penerbangan. Saat ini sudah ada pemberitahuan dari satu perusahaan maskapai penerbangan yang merasa terganggu dengan kepulan asap itu.

Jika asap semakin menebal dan mengganggu penerbangan, kata dia, bisa berimbas dilakukannya penutupan sementara penerbangan di Bandara Nabire ini (NOTAM).

"Titik api lahan yang terbakar berada sekitar 100an meter dari jalan. Kondisi ini cukup menyulitkan untuk upaya pemadaman," ujarnya. (ppn)