NABIRE - Generasi muda tidak boleh pesimis, tetapi harus bangkit dengan semangat baru. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, saat bertindak selaku pembina upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (18/7/22) di SMAN 3 Nabire.

Selaku kepala dinas mengajak 288 murid baru SMAN 3 yang mengikuti MPLS di awal tahun pelajaran 2022/2023 untuk tetap tangguh dan lebih giat. Serta disiplin dalam melaksanakan tugas dengan penuh semangat di awal tahun pelajaran 2022/2023.

Selain itu dirinya mengatakan, mulai tanggal 18 Juli tahun 2022, semua sekolah mulai dari taman kanak-kanak hingga SMA/MA dan SMK yang ada di wilayah Kabupaten Nabire sudah memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Proses KBM di awal tahun pelajaran 2022/2023 ini dilaksanakan dengan KBM tatap muka penuh. Karena pada 2 tahun lalu dengan adanya wabah Covid-19 semua sekolah hanya bisa melaksanakan KBM secara daring maupun luring.

Dalam proses KBM tatap muka penuh ini, kepala dinas meminta agar semua dewan guru maupun pelajar dapat mematuhi aturan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta hindari kerumunan.

Kata dia, hingga saat ini Covid-19 belum hilang. Sehingga baik itu guru maupun murid di semua satuan jenjang pendidikan tidak boleh terlena. Tetapi selalu menjaga kesehatan dimanapun berada dan melaksanakan tugas.

Dan kepada seluruh pelajar SMAN 3 secara khusus diharapkan untuk tetap disiplin dengan selalu patuh kepada orang tua, guru dan lebih dari itu rajin beribadah kepada Tuhan agar diberikan kekuatan, umur panjang, kesehatan dan kemampuan dalam bangku pendidikan.

Sementara itu kepada putra dan putri asli Papua diharapkan juga untuk tetap tingkatkan disiplin dalam belajar. Karena pemerintah pusat telah menyiapkan biaya siswa melalui program Adik dan tahun ini ada 15 orang anak lulusan Program Afirmasi Adik dari Nabire dan dua orang murid dari SMA N 3 Nabire lulusan tahun pelajaran 2021/2022. (des)