FGD Diharapkan ‘Titik Awal’ Perubahan Positif Bagi Perlindungan Anak

NABIRE - Anak adalah aset dan titipan dari Tuhan kepada kita untuk kita didik menjadi harapan masa depan bangsa ke depan di Bumi Cenderawasih. Untuk itu melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah, pada Kamis (27/11/25) digelar Focus Group Discussion (FGD) Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah tahun 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus, Ukkas, S.Sos., M.KP, mengatakan FGD perlindungan anak Provinsi Papua Tengah ini, anak-anak adalah aset terbesar bangsa kita. Mereka adalah harapan masa depan bangsa, calon pemimpin dan pelopor perubahan di masa yang akan datang. Namun, sayangnya anak-anak di Papua Tengah masih menghadapi berbagai tantangan dalam hal perlindungan. Mereka menghadapi ancaman, seperti kekerasan, diskriminasi, perundungan dan kurangnya akses terhadap pendidikan, kesehatan dan layanan sosial yang memadai.
Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi dan upaya yang lebih efektif untuk melindungi anak-anak tersebut.
"Saya ucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan yang sangat penting ini. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk bersama-sama mencari solusi dan upaya yang lebih efektif untuk melindungi anak-anak kita," ujar Ukkas.
Melalui FGD ini, diharap bisa berdiskusi mengenai berbagai aspek terkait perlindungan anak, berbagi informasi, pengalaman serta menggali solusi yang inovatif dan berkelanjutan.
“Kita perlu melibatkan berbagai pihak termasuk pemerintah, lembaga masyarakat, akademisi dan semua stakeholder yang peduli terhadap nasib anak-anak di Provinsi Papua Tengah,” katanya.
Dengan kolaborasi dan kerja sama yang baik antara semua pihak, dapat menciptakan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam perlindungan anak serta menjamin hak-hak mereka terpenuhi.
“Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk melindungi dan memastikan pertumbuhan anak-anak kita menjadi generasi yang kuat, cerdas dan berkarakter,” tambahnya.
Dengan FGD ini dapat menjadi titik awal dari perubahan yang positif dalam perlindungan anak di Provinsi Papua Tengah. Semoga semua dapat bekerja sama dengan baik, saling mendukung dan berkomitmen untuk memberikan masa depan yang lebih baik untuk anak-anak di Provinsi Papua Tengah.(rob)
Bagikan artikel ini



