JAKARTA – Ada enam gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Bupati di wilayah Provinsi Papua Tengah yang pagi ini akan disidangkan dengan agenda pengucapan putusan/ketetapan (diputus, red). Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia dijadwalkan akan menggelar sidang, Selasa (4/2/25) pukul 08:00 WIB di gedung MKRI 1 lantai 2.

Data dari jadwal yang termuat pada laman resmi MK, keenam gugatan yang akan disidangkan itu masing-masing, perkara nomor 272/PHPU.BUP-XXIII/2025 PHPU Bupati Kabupaten Mimika, dengan pemohon Maximus Tipagau dan Peggi Patrisia Pattipi dengan kuasa hukum Siti Fatonah Nurhidayah.

Perkara nomor 280/PHPU.BUP-XXIII/2025 PHPU Bupati Kabupaten Puncak, dengan pemohon Sarekat Demokrasi Indonesia. Perkara nomor 287/PHPU.BUP-XXIII/2025 PHPU Bupati Kabupaten Puncak, dengan pemohon Saparuddin, Fachria.

Perkara nomor 307/PHPU.BUP-XXIII/2025 PHPU Bupati Kabupaten Intan Jaya dengan pemohon Sarekat Demokrasi Indonesia. Perkara nomor 310/PHPU.BUP-XXIII/2025 PHPU Bupati Kabupaten Intan Jaya dengan pemohon Apolos Bagau dan Tetairus Widigipa, dengan kuasa hukum Maryanto, Roberto Sihotang, Mila Ayu Dewata Sari, Gillian Joan Fernando.

Perkara nomor 197/PHPU.BUP-XXIII/2025 PHPU Bupati Kabupaten Deiyai dengan pemohon Yan Ukago dan Stefanus Mote, kuasa hukum Periati Br Ginting, Sergius Wabiser, Walidi. (ros)