Dilarang Mengalihkan Suara di Pilkada Dogiyai
NABIRE – Anggota KPU Kabupaten Dogiyai Divisi Sosialisasi, Orva Tigi menegaskan kepada petugas KPPS, PPS dan PPD untuk tidak mencoba-coba untuk mengalihkan suara dari salah satu kandidat ke kandidat lainnya. Karena, kata Orva Tigi, biar pun hanya satu suara itu adalah suara
Bagikan
NABIRE – Anggota KPU Kabupaten Dogiyai Divisi Sosialisasi, Orva Tigi menegaskan kepada petugas KPPS, PPS dan PPD untuk tidak mencoba-coba untuk mengalihkan suara dari salah satu kandidat ke kandidat lainnya. Karena, kata Orva Tigi, biar pun hanya satu suara itu adalah suara Tuhan dan itu tidak boleh dialihkan. Dan satu suara pun dari masyarakat itu akan menentukan pembangunan Kabupaten Dogiyai untuk lima tahun mendatang.“Saya tegaskan kepada petugas KPPS, PPS dan PPD jangan mencoba mengalihkan suara dari salah satu kandidat ke kandidat lain,” ujarnya kepada media ini, Jumat (3/2) sore kemarin.
Lebih lanjut dikatakan Orva Tigi, pelaksanaan Pilkada Kabupaten Dogiyai tinggal sebelas hari lagi. Tepatnya Rabu tanggal 15 Februari 2017 mendatang adalah waktu dimana masyarakat Kabupaten Dogiyai menentukan pilihannya dengan mencoblos surat suara yang telah disediakan. Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada Dogiyai, Orva mengharapkan kepada pihak keamanan untuk mengambil posisi sebagaimana yang telah tertuang di dalam undang-undang dan peraturan yang berlaku. Untuk menuju Pilkada Dogiyai yang aman, lancar dan tertib salah satu faktor yang harus diperhatikan yakni soal keamanan daerah. Untuk itu kepada seluruh masyarakat Dogiyai diharapkan mengambil bagian untuk menciptakan keamanan dalam pribadi, keluarga dan lingkungan dimana kita berada. “Saya mengajak kita semua untuk menjauhkan diri dari tindakan-tindakan yang mengarah kepada keributan, konflik, yang bisa saja terjadi dalam pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai periode 2017-2022. Saya juga mengajak semua pihak untuk menjauhkan diri dari mengkonsumsi minuman beralkohol dan kemudian tindakan-tindakan lain yang bisa memicu keributan,” ujarnya. Pada kesempatan itu, dirinya juga mengharapkan kepada semua kandidat dan tim kemenangan agar berkampanye dengan memperhatikan batas-batas sesuai dengan undang-undang dan peraturan ang berlaku. Jangan sampai melakukan tindakan berlebihan yang bisa mengakibatkan konflik horizontal diantara para kandidat, serta tim kemenangan dan masyarakat. “Mari kita semua bersiap diri menuju ke TPS masing-masing tanggal 15 Februari 2017 untuk memberikan hak suaranya, tanpa ada unsur paksaan dari siapapun. Hindari dari permainan politik,” ujar Orva Tigi mengakhiri.(ros)
Bagikan artikel ini



