SUGAPA – Mencegah Covi-19 di wilayah Kabupaten Intan Jaya, tim yang telah dibentuk sudah turun tangan dengan berbagai agenda kegiatan. Tim juga telah melakukan pertemuan dengan berbagai stakeholder di Kabupaten Intan Jaya, beberapa hari lalu. “Tim setelah naik ke Sugapa, kita juga sudah lakukan pertemuan dengan pihak kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, tokoh gereja, pastor paroki. Dalama pertemuan itu kita bahas tentang apa-apa yang dilakukan. Yang paling inti disini yang kita bahas adalah kita jaga kekompakan, kebersamaan dalam tim untuk melawan virus corona,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Intan Jaya, Yunus Mirip, S.Pd, saat dihubungi media ini, Sabtu (4/4) pekan kemarin.Lebih lanjut dikatakan Yunus Mirip, tim yang telah dibentuk turun ke beberapa titik yang sudah ditentukan. Seperti di Kampung Bugusiga pintu masuk dari wilayah timur, di daerah Wandai pintu masuk dari barat, dan bandara di Sugapa.“Kami kemarin sempat tetapkan bahwa dari Timika dalam bentuk penumpang maupun Sembako atau alat apapun pesawat tidak diperbolehkan masuk Intan Jaya. Begitu pula dari Intan Jaya ke Timika samasekali tidak boleh terbang. Karena ada informasi di Timika ada indikasi korban meninggal karena virus corona,” ujarnya.Menyinggung soal informasi ada pasien dari Sugapa dirujuk ke Nabire, kata dia, pasien yang dirucuk ke Nabire itu bukan karena corona. Tetapi pasien yang dirujuk itu karena sakit biasa yang sifatnya emergensi harus dirujuk ke nabire.Lebih lanjut dikatakan, ada beberapa titik seperti di gereja Katolik, gereja protestan, kantor bupati, koramil, Polsek dan beberapa sekolah sudah mulai memasang tempat cuci tangan. Sementara dari pihak TNI/Polri juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum. Dan penyemprotan disinfektan akan dilanjutkan di hari-hari berikutnya.“Hari Minggu dimanfaatkan untuk sosialisasi besar-besaran baik di sekitar ibukota kabupaten maupun di tititk-titik yang dibutuhkan,” ujarnya.Ditanya pembaian masker, kata dia, pada tahap awal sudah dilakukan pembagian masker di seputar ibukota kabupaten. Untuk tahap kedua nanti dilakukan di ibukota tapi geser ke pinggir distrik-distrik. Planning kedepan pada hari Senin dan Selasa, lanjut Yunus Mirip, di lapangan terbuka akan dilakukan pembagian masker besar-besaran dan juga penyampaian informasi publikasi melalui simulasi. (ros)