Bupati Dogiyai Sosoknya Bupati Papua
INI sebuah pujian yang patut disandang, Bupati Dogiyai, Drs. Thomas Tigi sebagai Bupati Papua wajar dan pantas disandangnya. Karena kepala daerah yang satu ini suka turun sendiri di tengah masyarakat ketika sedang bertikai. Karisma yang dimiliki mampu meredam amarah dan bis
Bagikan
INI sebuah pujian yang patut disandang, Bupati Dogiyai, Drs. Thomas Tigi sebagai Bupati Papua wajar dan pantas disandangnya. Karena kepala daerah yang satu ini suka turun sendiri di tengah masyarakat ketika sedang bertikai. Karisma yang dimiliki mampu meredam amarah dan bisa mendamaikan pertikaian di tengah masyarakat. Sebab itu, tidak berlebihan jika kalangan polisi menyebut putera Dawaikunu, Mapia ini sebagai sosok Bupati Papua.
Salah satu keberhasilan yang ditunjukkan kepada pemerintah dan masyarakat adalah ketika terjadi pemalangan besar di Topo, pekan lalu gara-gara korban dua nyawa masyarakat. Saat itu, masyarakat mematok sewa palang kepada setiap kendaraan yang melintasi Topo, nilainya tidak sedikit. Akibatnya, semua kendaraan yang melintasi Topo takut beropersi karena tidak mampu bayar palang.Upaya pembukaan palang Topo yang dilakukan Polres Nabire, tak membuahkan hasil. Dua kali negosiasi Polres Nabire dengan masyarakat tak mampu meredam niat warga yang memalang jalan. Kepala-kepala suku yang turun mengajak masyarakat agar melunak tetapi itupun nihil.Tetapi, lain dengan Bupati Thomas Tigi. Saat turun tangan, masyarakat langsung mengalah dan membuka palang di Topo. Thomas setelah tiba dari Jakarta, Minggu 15 September lalu, langsung ke Topo dan membuka palang. Masyarakat tidak merontak, malah membuka palang sesuai permintaan Bupati Dogiyai. Malah masyarakat Waita lalu buka palang.“Saya pulang buka palang di Topo, ratusan truk yang sudah antre langsung ramai-ramai berangkat ke pedalaman,” ungkap mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Kabupaten Nabire ini.Setelah Bupati Dogiyai berhasil membuka palang dan mengajak masyarakat tenang, kini arus lalau lintas ke arah pedalaman dan sebaliknya kembali normal. Pertemuan antara masyarakat dan pihak pelaku juga sudah dipertemukan. “Saya panggil juga pihak pelaku untuk bicara sama-sama dan sudah diselesaikan,” tuturnya.Bupati Thomas menambahkan, dengan terjadinya pemalangan di jalan seperti ini mengorbankan pemerintah, kalangan swasta dan masyarakat dari 4 kabupaten di atas. Oleh karena itu, kata Thomas, “Saya harus bertindak untuk menyelamatkan kepentingan empat kabupaten di pedalaman”.Keberhasilan mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Dogiyai ini tidak hanya sekali ini. Beberapa masalah yang terjadi beberapa waktu lalu di Nabire dan Dogiyai, ia juga turun tangan ke tengah masyarakat, mencari solusi bersama agar tidak ada lagi keresahan dan keributan di tengah masyarakat. Oleh sebab tidak berlebihan jika figure Thomas Tigi yang kini menjabat Bupati Dogiyai ini dijuluki Bupati tipe Papua yang suka bertindak cepat dan mengajak kedua belah pihal yang bertikai untuk duduk sama-sama dan saling mendengar, mencari solusi yang terbaik. Penyelesaiannya tidak bertele dan melalui prosedur birokrasi tetapi tanggap dan bertindak langsung di tempat. (ans)
Bagikan artikel ini



