ASN PUPR Papua Tengah, Tolak Penunjukan Plt Kadin Baru
NABIRE - Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas PUPR Provinsi Papua Tengah menolak penunjukkan Plt Kadin PUPR Papua Tengah yang baru, pada Jumat (27/09/24). Protes tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dinas PUPR dengan memasang baliho.

NABIRE - Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas PUPR Provinsi Papua Tengah menolak penunjukkan Plt Kadin PUPR Papua Tengah yang baru, pada Jumat (27/09/24). Protes tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Dinas PUPR dengan memasang baliho.
Dikatakan salah satu perwakilan ASN PUPR, Martinus Mote, ketidaksetujuannya terhadap pergantian jabatan tersebut dan meminta agar Bernard Sitorus dikembalikan ke posisinya semula sebagai Karo Umum.
Mereka menyatakan lebih nyaman dipimpin oleh Yulianus Etama, yang baru dua minggu dilantik sebagai Plt menggantikan Yan Ukago. "Kami dengan tegas meminta Bernard kembali ke Karo Umum. Selama dipimpin Yulianus Etama, meskipun baru dua minggu, beliau sudah menunjukkan kepemimpinan yang baik dan mengkaderkan kami, khususnya OAP, di Dinas PUPR. Kami berharap Gubernur mempertimbangkan keputusan ini," ungkap salah satu ASN perwakilan.
Menurut mereka, Yulianus Etama berhasil menopang kinerja staf hingga kepala bidang, sehingga mereka ingin Etama tetap memimpin hingga proyek-proyek yang ada saat ini selesai.

Lanjut dikatakan Yulianus Etama kepada awak media saat di wawancarai dirinya sebagai Plt. Dinas PUPR Papua Tengah. "Saya mau menyampaikan kepada Pj Gubernur Papua Tengah yang selama ini jadi orang tua dan kakak bagi kami anak OAP, bahwa dirinya tidak tau ada apa dan mengapa sampai baru dua minggu diganti," katanya.
Kenapa sampai tidak ada pemberitahuan dan dirinya menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan pekerjaan ini sudah berjalan dan kalau ada pergantian lagi posisi pekerjaan yang sementara berjalan akan macet sampai bulan Januari.
Imbuhnya, keterlambatan DPA tersebut dikarenakan semua bermain di Pokja, dan teman-teman sepakat bersama hari ini membuat aksi untuk Karo umum kembali melaksanakan tugasnya sebagai Karo umum. "Dan saya tetap jadi Plt Dinas PUPR Provinsi Papua Tengah," tandasnya.(rob)
Bagikan artikel ini



