NABIRE - Sampah di jantung ibu kota Provinsi Papua Tengah, Nabire mulai berhamburan dan menumpuk di beberapa Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di dalam kota akibat keterbatasan mobil truk sampah.

Truk sampah yang beroperasi mengangkat sampah masih terbatas, sedangkan jumlah sampah per hari bertambah hingga menumpuk di TPS.

Pemerintah Kabupaten Nabire harus menambah truk sampah dan anggota pengangkut sampah, sehingga jantung kota atau yang lebih dikenal baru- baru ini dengan nama mama kota Papua Tengah bisa bersih dari sampah.

Pantauan Papuapos Nabire, pada Senin (22/9/25), pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire harus memprioritaskan dan menambah armada truk sampah, lantaran pihak tersebut kerja dengan armada yang kurang masalah sampah di Kabupaten Nabire tidak pernah habis,karena kekurangan armada.(rob)