DLH Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah bagi Pedagang Taman Gizi
Langkah ini mendesak dilakukan mengingat kawasan tersebut kini telah ramai oleh aktivitas jual beli masyarakat.
Pencarian
33 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Langkah ini mendesak dilakukan mengingat kawasan tersebut kini telah ramai oleh aktivitas jual beli masyarakat.
“Ketika Taman Gizi itu bersih, indah, asri, pasti pengunjungnya semakin ramai. Berarti menambah rezeki kepada para pedagang,” ujar Arfan saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Selasa (6/10/2026).
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nabire, Martina Deba, S.E., saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya pada Kamis (1/10/2026).
Martina menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dan rapat bersama masyarakat yang menjadi penerima manfaat dari pemanfaatan fasilitas di Taman Gizi tersebut.
“Pemerintah akan melakukan penataan kawasan ini. Karena itu, kami meminta masyarakat untuk dapat memahami dan mengikuti arahan pemerintah dengan mengosongkan lokasi sesuai waktu yang telah diberikan,” ujar Burhanuddin.
Bupati Nabire Mesak Magai mengatakan, pembongkaran panggung dan tembok tersebut dijadwalkan mulai Jumat (18/9/2026).
Dalam surat pernyataan tersebut juga tercantum saksi dari masing-masing pihak, yakni Uma Torence Sayori dan Hubertina Yoweni dari pihak pertama serta Amos Nawipa dan Melianus Nawipa dari pihak kedua. Pernyataan itu diketahui Bupati Nabire Mesak Magai, Ketua DPRK Nabire Nanci T. K. Worabay, dan Wakapolres Nabire Kompol H. A. Korwa.
Aktivitas perdagangan di Pantai Nabire mulai ditata. Pemerintah Kabupaten Nabire mengarahkan para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kawasan pantai untuk berpindah ke Taman Gizi, seiring rencana pemerintah menjadikan Pantai Nabire sebagai ruang publik yang lebih tertib, aman dan mendukung konsep Kota Layak Anak.