Zakharias Marey Tegaskan Tak Ada Pergantian Pejabat di Intan Jaya
INTAN JAYA - Pejabat Bupati Kabupaten Intan Jaya, Zakharias F. Marey, mengklarifikasi berita yang beberapa hari lalu sempat dikeluarkan oleh media online terkait informasi pergantian pejabat di wilayah Pemerintahan Kabupaten Intan Jaya.

INTAN JAYA - Pejabat Bupati Kabupaten Intan Jaya, Zakharias F. Marey, mengklarifikasi berita yang beberapa hari lalu sempat dikeluarkan oleh media online terkait informasi pergantian pejabat di wilayah Pemerintahan Kabupaten Intan Jaya.
Dikatakan Zakharias Marey saat ditemui Papuapos Nabire Senin (07/10/24) di kediamannya, terkait dengan beberapa waktu lalu ada berita yang diangkat di media online, bahwa keberadaan Pj Bupati Intan Jaya dan pergantian pejabat.
"Kami tegaskan bahwa tidak ada pergantian pejabat di Kabupaten Intan Jaya, karena kami sangat memahami aturan dan kami sangat tidak berkentingan terkait pergantian di Intan Jaya, sehingga isu yang sempat beredar di media online beberapa waktu lalu itu tidak benar, ujarnya.
Lanjutnya, tidak ada pejabat yang rencana akan menggantikan, bahkan informasi yang dikatakan, Pj Bupati Intan Jaya akan menggantikan Sekda tersebut itu bohong alias tipu.
"Karena Sekda tersebut sangat membantu roda pemerintahan dan pelayanan di Kabupaten Intan Jaya, oleh sebeb itu pemberitaan yang kemarin sempat dikeluarkan di media online kami anggap tidak benar," tegasnya.
Dirinya menambahkan, bahwa pejabat yang memberikan stagmen terkait pemberitaan itu, pejabat yang tidak punya etika, karena kalau merasa diri pejabat berarti bisa tau ada pimpinan selaku Pj bupati. "Bersangkutan harus bertanya kepada kami, sehingga bisa mendapatkan penjelasan yang jelas dan memberikan informasi untuk di publik dengan baik," tambahnya.
Minggu yang lalu, dari Intan Jaya ke Nabire dan berangkat bersama tim ke Jakarta bersama Sekda itu dalam rangka mengikuti rapat evaluasi Pj Bupati Intan Jaya dan sesampainya di Jakarta, dirinya mendapatkan informasi dari Kemendagri bahwa rapat evaluasi tersebut dibatalkan sehingga bersama tim balik kembali ke Nabire.
Imbuh Zakharias Marey, terkait dengan keberadaan dirinya beberapa waktu lalu di Jakarta sudah dibicarakan dengan Sekda selaku pejabat tertinggi di Kabupaten Intan Jaya, sehingga dirinya tinggalkan Kabupaten Intan Jaya dalam rangka cek up, sehingga hampir tiga atau empat hari tidak ada di tempat.
"Selama ini kalau bicara Pj Bupati Intan Jaya terkait keberadaan dan tinggalkan Kabupaten Intan Jaya, sebagai bawahan kami seharusnya tidak begitu. Seharusnya mempunyai etika yang baik untuk menyampaikan ini kepada media yang benar, sehingga masyarakat bisa memahami pemberitaan tersebut dan masyarakat juga bisa mengetahui kinerja Pj bupati yang dilaksanakan di Intan Jaya, jangan membuat berita yang tidak tau keberadaan Pj bupati asal bunyi (Asbun), tegasnya.
Dirinya berharap, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mempunyai etika dan kalau ada hal seperti demikian informasi terkait pergantian pejabat dan lain-lain ada pimpinan, jadi harus koordinasi dulu dengan pimpinan.(rob)
Bagikan artikel ini



