NABIRE - Jumat (28/1/22) pekan lalu, Yayasan Noken Papua melakukan survey lapangan di SD Negeri/Impres Kimi, Distrik Teluk Kimi. Saat survey didampingi Kepala Sekolah SD Negeri/Impres Kimi, Orpa Ance Erari, S.Pd.

Kehadiran Yayasan Noken Papua di SD Negeri/Impres Kimi ini dengan program “Dijar“ atau siap kembali belajar di sekolah setelah masa pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia dalam kurun waktu 2 tahun.

Selain dengan program Dijar, Yayasan Noken Papua juga hadir bersama programnya yakni mendorong Kabupaten Nabire menjadi kabupaten yang layak anak. Program layak anak itu hanya ada di dua kabupaten, yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Asmat, di Papua Selatan. Selain program layak anak ada juga program literasi, sanitasi dan program perlindungan anak.

“Yayasn Noken Papua sudah bekeja sekian lama di Tanah Papua. Dengan sasaran kegiatan dan program lebih khusus pada dunia pendidikan. Akan tetapi juga masyarakat yang berada di wilayah perkotaan maupun yang ada di tingkat distrik dan kampung,” kata Jeki Picanusa dan Ayunda Amalia selaku fasilitator Yayasan Noken Papua di seputar SD Negeri/Impres Kimi.

Kata dia, apapun programnya akan terlebih dahulu dilakukan survey ke masing-masing lokasi. Dan selanjutnya bisa dimasukan dalam program dan siap dieksekusi.

Untuk itu dalam mensukseskan seluruh program kerja yang telah ada, Yayasan Noken Papua membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah juga dari seluruh masyarakat Kabupaten Nabire. (des)