NABIRE – Warga korban kebakaran kompleks Hotel Jepara Indah, Kelurahan Girimulyo dalam pertemuan dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire saat hearing, Senin (7/6) mengusulkan kepada pemerintah untuk pengadaan kendaran pemadam kebakaran (Damkar) dan membutuhkan pengamanan di sekitar hotel demi kenyaman usaha keluarga.

Anggota Kelompok III Hearing DPRD Nabire, H Moh Iskandar dan Clemens Danomira di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD Nabire, H. Moh Iskandar, Selasa (7/6) mengatakan saat hearing anggota dewan, warga mengusulkan kepada pemerintah untuk mengadakan mobil pemadam kebakaran. Karena, hingga kini Pemerintah Kabupaten Nabire tidak memiliki mobil pemadam kebakaran yang dibutuhkan warga saat musibah kebakaran.

Danomira mengungkap, selama ini, Pemkab Nabire tidak punya mobil pemadam kebakaran. Mobil pemadam kebakaran yang ada milik Polres Nabire dan Den Zipur XII OHH. Pemerintah daerah sendiri tidak punya.

Usulan dari warga korban kebakaran di samping Hotel Jepara Indah ini merupakan usulan ke sekian kali kepada pemerintah. Pasca beberapa kali musibah kebakaran di kota Nabire, warga terus berteriak dan meminta pengadaan mobil kebakaran milik pemerintah daerah tetapi hingga saat ini tidak digubris oleh pemerintah eksekutif di daerah ini.

Selain pemadam kebakaran, anggota dewan Moh Iskandar menjelaskan dalam pertemuan dengan keluarga korban kebakaran didampingi Ketua RT IV dan Lurah Girimulyo, warga yang rata-rata usaha di sekitar Hotel Jepara Indah meminta pengamanan, karena di sekitar usaha mereka sering ada warga yang mabuk, permainan judi dan togel sehingga usaha mereka terganggu.

Disamping mabuk dan permainan putaran judi dan togel, Iskandar menambahkan, dalam pertemuan warga juga mengungkapkan sering mendapat ancaman, usai makan minum di warung dan usaha di sekitar Hotel Jepara Indah.

Oleh sebab itu, warga meminta pemerintah untuk memperhatikan pengamanan sekitarnya demi kenyamanan usaha warung dan kios.

Menyikapi putaran tegel dan bola putar, anggota dewan Clemens Danomira mengungkap, Komisi A DPRD Nabire telah turun ke lapangan mendata permainan togel di daerah ini. Oleh sebab itu, Komisi A melalui DPRD akan mengundang pihak terkait bersama pihak keamanan untuk penertiban permainan togel di daerah ini. (ans)