NABIRE – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah terus menggencarkan upaya komunikasi persuasif di lapangan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi dinamika Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menyusul kasus kematian seorang ibu hamil di Kabupaten Intan Jaya.
Sebagai bentuk pendekatan proaktif, Direktur Intelkam Polda Papua Tengah yang diwakili oleh PS Panit 2 Subdit 1, Ipda John F Saukoly ST MM, menggelar pertemuan dialogis dengan tokoh pemuda Intan Jaya, Salmon Holombau. Pertemuan tersebut berlangsung di kawasan Oyaha, Nabire, pada Sabtu (18/7/2026).
Fokus pembahasan dalam dialog ini tertuju pada rencana aksi penyampaian pendapat di muka umum (demo) yang akan digelar oleh masyarakat Intan Jaya yang berada di Nabire. Aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk simpati dan penyampaian aspirasi atas insiden duka yang terjadi di Intan Jaya.
Dalam kesempatan itu, Ipda John F Saukoly menekankan pentingnya menjaga stabilitas wilayah Nabire agar tetap aman, damai, dan kondusif. Ia menegaskan bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum dijamin oleh undang-undang. Kendati demikian, pelaksanaannya harus tetap mematuhi aturan, tertib, serta diwaspadai agar tidak disusupi oleh pihak-pihak yang ingin memicu kerusuhan.
"Kami mewakili pimpinan menyambangi Saudara Salmon Holombau selaku tokoh pemuda untuk merangkul rekan-rekan pemuda Intan Jaya di Nabire. Harapan kami, aspirasi yang disampaikan nantinya dapat berjalan secara damai, aman, dan mematuhi koridor hukum tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya," ujar Ipda John F Saukoly.
Merespons kunjungan tersebut, Salmon Holombau menyambut baik langkah humanis yang ditunjukkan oleh jajaran Dit Intelkam Polda Papua Tengah. Ia menyatakan komitmennya sebagai perwakilan pemuda untuk membantu menenangkan massa. Salmon juga memastikan bahwa rencana aksi penyampaian aspirasi tersebut akan dikawal agar tetap berjalan kondusif serta bertanggung jawab.
Pendekatan dialogis ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Papua Tengah dalam mengedepankan ruang silaturahmi dengan para tokoh pemuda dan elemen masyarakat. Upaya ini diharapkan efektif dalam mencegah potensi konflik sosial serta menjaga kedamaian di wilayah Nabire. (ist/wan)