NABIRE - Telah kita ketahui bersama semua aktifitas Pelayanan kantor Pemerintah yang dilakukan secara lanGsung di kantor untuk sementara waktu dapat dihentikan akibat penyebaran virus Corona. Namun Dinas Pendidikan tetap saja masuk kantor yang dilakukan oleh kepala dinas, sekertaris dan beberapa orang staf, sebab masyarakat yang membutuhkan legalisir ijazah setiap hari pasti berdatangan. Selain masyarakat yang hendak berdatangan untuk melegalisir ijazah, ada juga para kepala sekolah SD dan SMP yang juga hadir di kantor guna menanyakan situasi libur Corona dan juga hak mereka. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (20/4), di depan kantornya seraya menambahkan, yang salah itu ketika kami selaku kepala dinas meminta semua staf masuk kantor. Sehingga dengan pembatasan ini, selaku kepala dinas meminta kepada semua tamu agar dapat mencuci tangan pada krang air yang telah disediakan dan juga semua tamu wajib menggunakan masker. Dan pelayanan yang diberikan ini tidak harus diwajibkan, akan tetapi melihat kondisi dan situasi yang ada berdasarkan kehadiran masyarakat dan juga para guru dan kepala–kepala sekolah. Untuk itu, kepada semua tamu dinas pendidikan diwajibkan untuk mencuci tangan dan juga menggunakan masker, sebab sebagai masyarakat Nabire marilah kita sepakat membantu pemerintah memutuskan penyebaran Virus Corona dengan cara hidup bersih dan tidak berkumpul lebih dari 10 orang.(des)