NABIRE - Pembantu Dekan I Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Dr. C. Tanto, M.Si, menyampaikan di Kabupaten Nabire akan didorong untuk membuka satu universitas tersendiri. Hal ini diungkapkan disela-sela yudisium mahasiswa mahasissi UPP PGSD Fisip Uncen Nabire, Pendidikan Guru Sekolah Dasar Strata Satu( S-1) Periode Dua tahun akademik 2022/2023, Angkatan VIII. Telah diwisuda 107 mahasiswa, Rabu (26/7/23) di Aula Balai Kampung Kalisemen SP II Nabire Barat. 

Pantauan Papuapos Nabire, yudisium dibuka Dekan FKIP Uncen Jayapura, Dr. C. Tanto, M.Si. Dalam arahan singatnya menyampaikan, mahasiswa/si mendapat gelar hari ini sarjana ilmu pendidikan guru sekolah dasar di Tanah Papua umumnya dan khususnya di wilayah Meepago dan juga Kabupaten Nabire.

Saat ini sangat dibutuhkan pendidikan guru sehingga mendapat gelar sarjana ini bukan sebuah akhir. Tetapi mengikuti banyak syarat wajib seorang guru harus mengikuti tes profesi guru dan lain sebagainya. Sehingga harus berjuang dan kerja keras.

Melihat kaca mata kita di bidang pendidikan guru di Tanah Papua sangat terbatas. Kabupaten Nabire sebagai ibukota Provinsi Papua Tengah sangat membutuhkan banyak tenaga guru. Sehingga pihaknya siap mengupayakan Kabupaten Nabire akan dibangun sebuah universitas tersendiri.

Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si melalui Asisten I Setda Nabire, La Halim, S.Sos, menyampaikan terima kasih kepada Pembantu Dekan I Uncen Jayapura datang menghadiri membuka kegiatan yudisium Uncen Kelas Nabire ini.

“Semoga harapan impian dan kerinduan kami pemerintah Kabupaten Nabire serta masyarakat Kabupaten Nabire khususnya dan umumnnya di wilayah Meepago pada hari ini sudah terjawab kerinduan kami Nabire akan membuka satu universitas tersendiri,” ujarnya.(modes)